Alhasil, satu unit mobil water cannon dikerahkan dengan menyemprotkan air yang bertujuan untuk membubarkan massa. Beberapa orang provokator berhasil diamankan tim dari Polresta Padang.
Ya, Polresta Padang mengadakan simulasi sistem pengamanan kota (sispamkota) dalam rangka kesiapan menghadapi situasi kontijensi dan menciptakan pilkada serentak tahun 2024 yang aman damai dan sejuk. Kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk pengamanan Pilkada Kota Padang 2024 yang akan dilangsungkan pada 27 November 2024 yang akan datang.
Polresta menampilkan tujuh buah skenario simulasi di antaranya keadaan Kota Padang yang kondusif, penghadangan mobil paslon oleh sekelompok orang yang tidak di kenal, patroli skala besar di minggu tenang, pendistribusian kotak suara dari PPS ke TPS, keributan di TPS, massa mendatangi kantor PPK karena ada kecurangan, serta unjukrasa di Kantor KPU Kota Padang.
Kapolresta Padang Kombes Pol Ferry Harahap dalam kesempatan tersebut menjelaskan, selain jajaran Polresta Padang, simulasi pengamanan Pilkada Kota Padang melibatkan TNI, Satpol PP, serta ASN.
"Kita tidak berharap kerusuhan terjadi saat Pilkada Kota Padang, tetapi peluang bisa saja terjadi, dan kita harus siap. Oleh karena itu dengan simulasi ini, memperlihatkan Kota Padang siap untuk menghadapi Pilkada 2024," ucapnya.
Lebih lanjut, Ferry Harahap menerangkan juga, pihaknya akan melakukan berbagai macam antisipasi untuk mencegah kerusuhan terjadi saat Pilkada Kota Padang.
"Kita akan melakukan berbagai macam antisipasi. Oleh karena itu kita menurunkan 600 personil yang dibackup 104 personil dari Kodim 0312 Padang, serta Satpol PP yang turut menjaga keamanan saat Pilkada Kota Padang. Pengamanan ini akan dimulai pada 27 Agustus 2024," tutupnya.
Ketua pimpinan sementara DPRD Padang Muharlion mengapresiasikan kesiapan Polresta Padang salam menghadapi Pilkada 2024. Menurutnya, simulasi keamanan jelang Pilkada Kota Padang, Polresta Padang telah menyiapkan diri sedini mungkin.
"Saya melihat simulasi yang diadakan menandakan Kota Padang telah bersiap diri menghadapi Pilkada 2024. Tetapi ingat, selain Pilkada Kota Padang, juga diadakan Pilgub Sumbar yang serentak. Tentu Polresta Padang harus bekerja menjaga keamanan," ujarnya.
Muharlion menambahkan, walau Kota Padang relatif aman saat menjalankan Pilkada, tetapi dirinya mengingatkan untuk selalu mawas diri dan berharap Pilkada Kota Padang berjalan kondusif.
"Yang menjadi titik rawan konflik itu terjadi di tingkat kecamatan, Kantor KPU dan acara debat yang diadakan. DPRD siap mendukung Polresta Padang dalam menjaga keamanan. Proses demokrasi akan kita kawal," tutupnya. (edg)
Editor : Hendra Efison