Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ibu Diduga Aniaya Anak Kandung karena Faktor Ekonomi

Suyudi Adri Pratama • Rabu, 2 Oktober 2024 | 10:15 WIB

Kondisi terkini Kantor Lurah Pasarambacang, Kecamatan Kuranji, Selasa (1/10).
Kondisi terkini Kantor Lurah Pasarambacang, Kecamatan Kuranji, Selasa (1/10).
PADEK.JAWAPOS.COMViral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang ibu diduga melakukan tindakan kekerasan dan penganiayaan terhadap anaknya. Dalam narasi video tersebut, dijelaskan bahwasanya anak yang menjadi korban itu adalah anak kandung dan lokasi kejadian berada di salah satu daerah di Kota Padang.

Rekaman video tersebut memperlihatkan seorang ibu yang melakukan tindakan kekerasan kepada anaknya saat sedang melakukan sambungan video call dengan suaminya yang diduga sedang bekerja di Malaysia. Video yang beredar itu menarik perhatian masyarakat, khususnya Kota Padang.

Menelusuri kebenaran video yang diduga dibuat oleh salah seorang warga di Kelurahan Pasarambacang, Kecamatan Kuranji, Padang Ekspres menyambangi Kantor Lurah Pasarambacang untuk mengkonfirmasi kejadian dugaan kekerasan terhadap anak tersebut, Selasa (1/10).

Kepada Padang Ekspres, Lurah Pasarambacang Yudi Asril membenarkan bahwa ada tindak kekerasan yang dialami seorang anak yang dilakukan oleh ibunya. Ibu dan anak itu berdomisili di Kelurahan Pasarambacang. Perempuan itu baru tinggal di lingkungannya selama tiga bulan.

“Mengenai video viral terkait kasus kekerasan yang dilakukan ibu kandung kepada anaknya, kami dari pihak kelurahan telah menanggapi laporan tersebut yang dilakukan pada 14 September 2024 yang lalu. Dan pada 16 September kami langsung mendatangi rumah yang bersangkutan bersama personel Bhabinsa, Bhabinkamtibmas didampingi juga dari DP3AP2KB Kota Padang,” katanya.

Saat mendatangi rumah yang bersangkutan, pihak kelurahan didampingi dinas dan perangkat keamanan melakukan mediasi dan pengecekan terhadap kondisi anak yang mengalami tindak kekerasan yang dilakukan oleh ibu kandungnya itu.

Yudi mengatakan, tindak kekerasan tersebut diduga dilakukan oleh ibu kepada anaknya akibat faktor ekonomi. Suaminya merupakan warga Bangladesh saat ini sedang bekerja di  Malaysia untuk memenuhi kebutuhan anak dan istrinya di Padang.

Karena diduga kekerasan tersebut diakibatkan faktor ekonomi, Yudi menyebutkan pihak kelurahan mulai membantu sang ibu dan keluarganya dengan bantuan sementara seperti beras.

“Yang bersangkutan sempat berkilah tidak ada melakukan tindak kekerasan kepada anaknya. Kemudian dari hasil pemeriksaan kami terhadap anak, tidak ditemukan bekas luka lebam dan sejenisnya. Pada hari berikutnya, kami kembali datang dengan tim dari P2P3KB dan Lembaga Perlindungan Anak, di mana mereka menasihati yang bersangkutan dan melakukan pemeriksaan terhadap anak-anak yang mengalami kekerasan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Dedy Ardiansyah Putra mengatakan, pascaviralnya video kekerasan anak tersebut belum ada laporan secara resmi ke Polresta Padang.

Ia mengatakan, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu video viral yang memperlihatkan kekerasan yang diduga dilakukan oleh ibu kepada anaknya tersebut.

“Jika memang ada tindak kekerasan kami sarankan untuk melapor. Namun kami juga akan mempelajari terlebih dahulu perihal video tersebut,” pungkasnya. (yud)

Editor : Adetio Purtama
#kekerasan terhadap anak #ibu aniaya anak #video viral #kelurahan pasar ambacang #polresta padang