Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Taman Jalan Hamka Direhabilitasi

Silvina Fadhilah • Rabu, 16 Oktober 2024 | 10:15 WIB

Petugas DLH Kota Padang saat membersihkan taman Jalam Hamka, Airtawar, Selasa (15/10).
Petugas DLH Kota Padang saat membersihkan taman Jalam Hamka, Airtawar, Selasa (15/10).
PADEK.JAWAPOS.COM–Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali melakukan rehabilitasi taman dan jalur hijau di sepanjang Jalan Hamka, Airtawar, Selasa (15/10).

Proses rehabilitasi ini bertujuan untuk mempercantik dan meremajakan taman kota yang berada di salah satu ruas jalan utama tersebut. Rehabilitasi ini juga merupakan bagian dari agenda rutin pemeliharaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dilaksanakan oleh DLH Kota Padang.

Kepala DLH Kota Padang, Fadel Fitra Masta mengatakan, pemeliharaan taman dan jalur hijau merupakan pekerjaan rutin yang dilakukan oleh DLH.

“Ini adalah bagian dari tugas rutin kami untuk menjaga keindahan dan kebersihan taman kota, serta jalur hijau, terutama di jalan-jalan utama seperti di Jalan Hamka,” ujar Fadel.

Ia menambahkan, pihaknya memiliki 7 tim pemeliharaan yang bertugas secara khusus untuk mengelola dan merawat taman kota serta jalur hijau. Setiap tim beranggotakan enam hingga tujuh orang yang bertanggung jawab atas area tertentu di kota tersebut.

“Masing-masing tim memiliki wilayah tugas sendiri dan mereka bekerja setiap hari. Setiap hari mereka berpindah-pindah, tetapi tetap berada dalam lingkup wilayah yang menjadi tanggung jawab mereka,” jelas Fadel.

Lebih lanjut Fadel menekankan, tim pemeliharaan ini menjalankan berbagai macam tugas penting untuk menjaga agar taman-taman kota tetap terawat dan indah. Mulai dari penyiraman tanaman yang dilakukan setiap hari, baik pagi, sore, atau malam hari, hingga pemangkasan pohon dan rumput yang dilakukan secara berkala.

“Penyiraman tanaman adalah kegiatan harian yang harus dilakukan untuk memastikan tanaman di taman tidak layu, terutama di musim kemarau seperti sekarang ini,” tambah Fadel.

Selain penyiraman, pemangkasan dan pemotongan tanaman juga menjadi bagian penting dari pekerjaan rutin tim pemeliharaan. Fadel menjelaskan, pemangkasan ini dilakukan agar tanaman tidak tumbuh liar dan tetap menjaga estetika taman.

“Biasanya, pemangkasan dilakukan dalam jangka waktu satu hingga dua bulan di satu titik yang sama, tergantung pada kebutuhan dan pertumbuhan tanaman di area tersebut,” terangnya.

Tidak hanya itu, tim juga bertanggung jawab melakukan pemupukan tanaman di taman-taman kota. Pemupukan ini bertujuan untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman agar tetap tumbuh subur dan sehat.

“Tanaman perlu dipupuk secara rutin, terutama tanaman hias dan pohon-pohon besar yang ada di taman kota,” ungkap Fadel.

Tugas lain yang tidak kalah penting adalah pengendalian hama dan penyakit. Seperti halnya tanaman di perkebunan atau pertanian, tanaman di taman kota juga rentan terhadap serangan hama dan penyakit.

Oleh karena itu, tim pemeliharaan selalu siap melakukan tindakan pengendalian hama untuk memastikan tanaman tetap sehat dan tumbuh dengan baik.

Kebersihan taman kota juga menjadi salah satu prioritas utama dalam kegiatan pemeliharaan ini. Setiap hari, tim membersihkan sampah-sampah yang berserakan di area taman, termasuk daun-daun kering, ranting-ranting yang jatuh, dan sampah lainnya.

“Kebersihan taman sangat penting agar masyarakat yang berkunjung ke taman dapat merasa nyaman dan lingkungan tetap bersih,” kata Fadel.

Selain perawatan tanaman, tim pemeliharaan juga bertanggung jawab untuk memelihara infrastruktur yang ada di taman. Fasilitas-fasilitas seperti bangku taman, pagar, dan fasilitas bermain anak-anak harus dicek secara berkala dan diperbaiki jika ditemukan kerusakan.

Fadel menjelaskan bahwa perbaikan fasilitas ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan fasilitas di taman.

Dalam beberapa kasus, tim pemeliharaan juga melakukan reboisasi atau penanaman ulang tanaman yang sudah mati atau rusak. Hal ini dilakukan untuk menjaga keindahan taman dan keberlanjutan ekosistem hijau di kota.

“Jika ada tanaman yang rusak atau mati, kami akan segera melakukan penanaman ulang agar taman tetap terlihat hijau dan indah,” kata Fadel.

Rehabilitasi taman di sepanjang Jalan Hamka ini menjadi perhatian khusus DLH karena taman tersebut berada di jalur utama yang banyak dilalui oleh masyarakat. Selain berfungsi sebagai ruang hijau yang memberikan udara segar dan mengurangi polusi, taman ini juga berperan penting dalam memperindah wajah kota Padang.

“Kami ingin taman di sepanjang Jalan Hamka ini selalu dalam kondisi terbaik, karena taman ini menjadi salah satu area yang sering dilewati oleh banyak orang,” jelas Fadel.

Fadel juga menyampaikan bahwa DLH berencana menambah beberapa fasilitas baru di taman ini, seperti tempat duduk dan taman bermain anak-anak, agar masyarakat semakin nyaman saat berkunjung ke taman.

“Kami ingin taman ini tidak hanya indah dipandang, tetapi juga bisa menjadi tempat yang nyaman untuk beristirahat atau beraktivitas bagi masyarakat,” tambahnya.

Pemko Padang sendiri terus berupaya meningkatkan jumlah dan kualitas ruang terbuka hijau di seluruh wilayah kota. Fadel menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus menambah jumlah taman kota dan memperbaiki fasilitas yang ada.

Menurutnya, ruang terbuka hijau tidak hanya penting untuk keindahan kota, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kualitas lingkungan hidup di kota besar seperti Padang.

“Kami akan terus berupaya menambah ruang hijau agar Padang menjadi kota yang lebih ramah lingkungan dan nyaman untuk ditinggali,” kata Fadel.

Pemeliharaan dan rehabilitasi taman di Jalan  Hamka ini merupakan bagian dari upaya Pemko Padang untuk menciptakan kota yang lebih hijau, sejuk, dan nyaman. Melalui berbagai program penghijauan dan perawatan taman kota, diharapkan masyarakat dapat menikmati lingkungan yang lebih baik, sehat, dan bersih.

Baca Juga: Tutup Defisit, Pemkab Efisiensi Belanja Daerah

Fadel juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan keindahan taman kota. “Kami berharap masyarakat turut serta dalam menjaga taman-taman ini, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga fasilitas yang ada di taman. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk menjaga keindahan dan kebersihan kota,” tutupnya.

Masyarakat pun menyambut baik kegiatan rehabilitasi yang dilakukan oleh Pemko Padang. Seorang warga, Anita Prana menyatakan bahwa keberadaan taman kota sangat membantu dalam menciptakan suasana yang lebih segar dan sejuk di tengah hiruk-pikuk lalu lintas di jalan Prof Hamka.

“Adanya taman ini membuat udara di sekitar lebih segar, terutama saat terjebak kemacetan. Saya berharap Pemkot terus merawat taman ini agar tetap indah dan bersih,” ujar Anita. (cr1)

Editor : Adetio Purtama
#dlh kota padang #Fadelan Fitra Masta #pemerintah kota padang #ruang terbuka hijau (RTH)