Bantuan tersebut diberikan kepada KWT Anugerah, KWT Patamuan, dan KWT Maju Bersama. Paket bantuan meliputi sarana pembibitan, sarana demplot, sarana pertanaman, dan sarana pascapanen, masing-masing tiga paket untuk setiap kelompok.
”KRPL ini akan menjadi kampung tematik dan contoh bagi kelompok tani lainnya. Ke depan, kita perlu mengajak generasi muda untuk bertani karena ketahanan pangan merupakan aspek penting bagi bangsa,” ujar Andree.
Selain sarana KRPL, bantuan juga mencakup bibit buah-buahan yang terdiri dari 235 batang mangga, 205 batang durian, 201 batang matoa, dan 210 batang alpukat. Pemerintah kota juga menyediakan pupuk kandang sebanyak 13 meter kubik.
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, menjelaskan program ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pemenuhan gizi keluarga.
”Pengembangan KRPL ini juga menjadi bagian dari upaya penanganan intervensi stunting,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pemindahan ikan dari pendederan mina padi ke kolam pembesaran di Kelompok Patamuan. Program ini sejalan dengan arahan Presiden untuk mencapai swasembada pangan pada tahun 2028. (eri)
Editor : Adetio Purtama