Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Cegah Tawuran dan Balap Liar, Kecamatan Lubukkilangan Bentuk Satgas Khusus

Randi Zulfahli • Jumat, 17 Januari 2025 | 10:55 WIB

Rapat koordinasi lintas elemen masyarakat yang digelar di aula Kantor Camat Lubukkilangan, Kamis (16/1/2025).
Rapat koordinasi lintas elemen masyarakat yang digelar di aula Kantor Camat Lubukkilangan, Kamis (16/1/2025).
PADEK.JAWAPOS.COM—Kecamatan Lubukkilangan (Luki) mengambil langkah tegas dalam upaya pencegahan aksi tawuran dan balap liar yang kian meresahkan warga.

Melalui rapat koordinasi lintas elemen masyarakat yang digelar di aula Kantor Camat Lubukkilangan pada Kamis (16/1/2025), berbagai pemangku kepentingan bersatu menghasilkan lima kesepakatan strategis.

Camat Lubukkilangan, Afrialdi Masbiran, memimpin pertemuan yang dihadiri oleh jajaran perwakilan legislatif, termasuk tiga anggota DPRD Kota Padang Dapil Luki yakni Mizwar Jambak (Golkar), Alfi K One (NasDem), dan Surya Jufri Bitel (Demokrat). Hadir pula anggota DPRD Sumbar yang juga putra daerah Luki, Verry Mulyadi dari Fraksi Gerindra.

Kapolsek Lubukkilangan, Kompol Sosmedya, turut berpartisipasi bersama sejumlah elemen masyarakat seperti KAN Luki, Lembaga Badan Bersama (LBB), MUI, Bundo Kanduang, dan Forum Nagari Kecamatan Luki.

Pertemuan juga melibatkan tujuh lurah se-kecamatan, LPM, kepala sekolah, serta berbagai organisasi kepemudaan seperti KNPI, Karang Taruna, PPM, PMI, dan Pemuda Muhammadiyah.

Lima kesepakatan konkret yang dihasilkan mencakup pembentukan Satgas Anti Tawuran di setiap kelurahan dan program edukasi di sekolah-sekolah yang akan melibatkan Camat, Kapolsek, dan Danramil sebagai Inspektur Upacara. Selain itu, disepakati pelaksanaan patroli bersama yang mengintegrasikan Satgas dari seluruh kelurahan.

Advokat Nisfan Jumadil, yang akrab disapa Aciak, ditunjuk sebagai Ketua Satgas Anti Tawuran Kecamatan Lubukkilangan. 

"Program edukasi agama, moral, dan nasionalisme kebangsaan menjadi kunci penyelamatan masa depan generasi muda yang terlibat tawuran," ujar Nisfan dalam sambutannya.

Kesepakatan lain yang tak kalah penting adalah rencana pembinaan mental dan fisik bagi pelaku tawuran di Kompi Tentara 133/SPN Padang Besi selama tiga hari.

Untuk menjamin keberlanjutan program, Satgas Anti Tawuran akan mengupayakan dukungan anggaran melalui APBD Kota Padang dengan bantuan anggota DPRD setempat.

Camat Lubukkilangan, Afrialdi Masbiran menyatakan optimismenya terhadap inisiatif ini. "Sinergi seluruh elemen masyarakat ini akan menjadikan Lubukkilangan sebagai role model dalam mengatasi permasalahan tawuran dan balap liar," tegasnya.

Pembentukan Satgas Anti Tawuran ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam menekan angka kejadian tawuran dan balap liar di wilayah Lubukkilangan. (*)

Editor : Adetio Purtama
#tawuran #balap liar #Kecamatan Lubukkilangan