Berdasarkan pantauan di Gereja Katedral Santa Theresia Padang, ratusan jemaat tampak antusias mengikuti prosesi peringatan wafatnya Yesus Kristus tersebut.
Uskup Padang, Vitus Rubianto Solichin, menyampaikan bahwa perayaan Jumat Agung merupakan kelanjutan dari kegiatan Kamis Putih yang digelar pada Kamis malam (17/4), dan akan berakhir dengan perayaan Paskah pada Sabtu malam (19/4).
“Dimulai dengan perjamuan kemarin malam yang dinamakan Kamis Putih. Hari ini kita melaksanakan Jumat Agung untuk memperingati wafatnya Yesus Kristus, dan besok adalah puncaknya, yakni malam Paskah untuk merayakan kebangkitan Tuhan Yesus,” ujar Uskup Vitus.
Ibadah Jumat Agung di Gereja Katedral Santa Theresia dimulai pukul 15.00 WIB dan dihadiri lebih dari 200 jemaat. Selain itu, kegiatan serupa juga berlangsung di dua lokasi lain di Kota Padang, yaitu Gedung Santo Yusuf dan Gedung Bergamin, demi menampung antusiasme umat yang ingin mengikuti rangkaian ibadah.
Uskup Vitus juga menambahkan bahwa tahun ini menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan Tahun Yubelium, yang dirayakan setiap 25 tahun oleh Gereja Katolik. Dalam kesempatan ini, Paus Fransiskus mengajak seluruh umat untuk melakukan ziarah rohani.
“Tema tahun ini adalah Ziarah Pengharapan. Oleh karena itu, Paskah kali ini kami maknai sebagai Paskah Pengharapan,” jelasnya.
Rangkaian ibadah selama Pekan Suci di Kota Padang menjadi bukti bahwa toleransi antarumat beragama terus terjaga dan kehidupan keagamaan dapat berlangsung damai dan penuh makna. (yud)
Editor : Adetio Purtama