Satu unit rumah huni hangus terbakar, sementara tujuh rumah lainnya di Kompleks Jala Utama II itu berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.52 WIB itu mengakibatkan kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp500 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 06.52 WIB.
Lima unit armada pemadam kebakaran beserta 60 personel langsung diterjunkan dan tiba di lokasi pada pukul 07.06 WIB.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.40 WIB. Medan cukup sulit karena akses jalan sempit dan wilayah padat penduduk,” ujar Rinaldi.
Berawal dari Rumah Seorang PNS
Menurut saksi mata, api pertama kali terlihat dari rumah milik Syarial Nadir (59), seorang Pegawai Negeri Sipil.
“Saksi melihat percikan api dari dalam rumah korban dan langsung melaporkan ke Damkar,” jelas Rinaldi.
Rumah seluas sekitar 250 meter persegi itu ludes dilahap si jago merah. Saat kejadian, rumah tersebut dihuni oleh satu keluarga beranggotakan empat orang.
Tujuh Rumah Terselamatkan
Upaya pemadaman yang cepat dan sigap dari petugas berhasil mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain.
Sebanyak tujuh rumah yang berpotensi terdampak dapat diselamatkan, dengan estimasi total aset yang dilindungi mencapai Rp2,5 miliar.
“Luas area terdampak secara keseluruhan sekitar 1.500 meter persegi,” tambah Rinaldi.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Dinas Damkar Kota Padang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan instalasi listrik serta peralatan rumah tangga aman digunakan, terutama di lingkungan padat penduduk.(*)
Editor : Hendra Efison