Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum para pemuda dalam organisasi kepemudaan.
Pelatihan yang berlangsung di Masjid Al Mujahidin, Komplek Pemda Aru Lubuk Begalung, ini diketuai oleh Desi Yulastri, dengan anggota tim terdiri dari para dosen—Astuti, Pratiwi Rahmadhani, Sariani, dan Nini Wahyuni—serta dua mahasiswa, Nilam dan Salsabila.
Menurut Desi Yulastri, kemampuan public speaking merupakan keterampilan penting dalam berorganisasi.
"Dengan kemampuan public speaking, para anggota mampu menyampaikan pendapat dengan percaya diri di dalam organisasi maupun dalam menyosialisasikan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di masyarakat," ujarnya.
Ketua Karang Taruna Linggarjati, Wegi Fatriadi Dikarwosa, menyambut positif kegiatan ini. Ia menilai pelatihan tersebut sangat bermanfaat untuk mendukung pelaksanaan program-program organisasi.
"Diharapkan dengan adanya pelatihan public speaking oleh tim PKM Jurusan Bahasa Inggris PNP ini dapat meningkatkan kapasitas diri para anggota dan pengurus dalam berbicara di depan umum," kata Wegi.
Sementara itu, Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir, mengapresiasi kegiatan yang turut mendorong pemuda lebih kreatif dan inovatif di era digital.
Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam menunjang kemampuan berbicara di ruang publik.
"Public speaking di era sekarang tidak hanya melalui suara, tapi juga melalui platform digital seperti media sosial. Semakin kreatif dan inovatif para pemudanya, semakin maju wilayahnya," ujar Camat yang akrab disapa Andi itu.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan masyarakat dalam membangun kapasitas generasi muda menghadapi tantangan zaman.(*)
Editor : Heri Sugiarto