Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Wamendagri Bima Arya di Anduring Padang: Koperasi Merah Putih Fokus pada Usaha Produktif

Hendra Efison • Jumat, 30 Mei 2025 | 11:07 WIB

Wamendagri Bima Arya Sugiarto saksikan pemberian akta notaris pembentukan Koperasi Merah Putih Anduring di Masjid Al-Bahri, Kecamatan Kuranji.
Wamendagri Bima Arya Sugiarto saksikan pemberian akta notaris pembentukan Koperasi Merah Putih Anduring di Masjid Al-Bahri, Kecamatan Kuranji.
PADEK.JAWAPOS.COM—Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto berdialog dengan pengurus dan tokoh masyarakat terkait percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih Anduring di Masjid Al-Bahri, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji.

Dalam kunjungannya terungkap bahwa, Koperasi Merah Putih Anduring memiliki sejumlah program  unggulan yang berbasis usaha produktif.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah budidaya maggot, yang dinilai potensial sebagai usaha berkelanjutan.

Selain itu, koperasi ini juga menjalankan unit usaha lain, seperti program daur ulang, distribusi gas LPG, produksi es kristal, distribusi sembako dan kebutuhan pokok, bahan pertanian, serta pakan ternak.

“Pemerintah siap mendukung percepatan pembentukan koperasi ini, termasuk memberikan bimbingan teknis (Bimtek) kepada para pengurus. Silakan koperasi menyepakati unit usahanya masing-masing,” kata Bima Arya dalam dialog tersebut, Kamis (28/5/2025).

Ia menambahkan, pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi kerakyatan dan memperluas peran koperasi di sektor riil.

Dukungan terhadap koperasi ini juga datang dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yang siap mendukung pendanaan bagi unit usaha yang dijalankan koperasi.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Padang, Didi Aryadi, menyebutkan bahwa saat ini terdapat 791 koperasi aktif di Kota Padang. Mayoritas koperasi tersebut masih bergerak di sektor simpan pinjam.

“Kehadiran Koperasi Merah Putih menjadi angin segar karena bergerak di sektor produktif. Ini membuka peluang diversifikasi jenis koperasi di Padang,” jelas Didi.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kota Padang juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp260 juta untuk membantu proses pembuatan akta notaris sebagai syarat legalitas koperasi.

“Dengan anggaran ini, kami berharap proses administrasi pembentukan koperasi bisa segera diselesaikan,” tambahnya.

Dialog terkait Koperasi Merah Putih ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim pada Kemenko Pangan Dandy Satria Iswara.

Asisten Deputi Pengembangan Produksi di Kementerian Koperasi dan UMKM RI Elviandi, Direktur Fasilitasi Perencanaan Keuangan dan Aset Pemerintahan Desa Ditjend Bina Pemerintahan Desa Kemendagri RI Bahri.

Plh Pelaksana Harian Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumbar Mahdianur, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Fauzan Ibnovi, Lurah Anduring Abdullah Latif dan unsur penting lainnya. (*)

Editor : Hendra Efison