Insiden yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.47 WIB itu hanguskan area seluas kurang lebih 1 hektare.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang bergerak cepat mengerahkan tiga unit armada dan 35 personel untuk memadamkan api.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, menyampaikan bahwa laporan kejadian diterima pada pukul 11.47 WIB.
Tim Damkar segera meluncur pada pukul 11.50 WIB dan tiba di lokasi kejadian, tepatnya di RT 001 RW 011 Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubukbegalung, sekitar pukul 11.55 WIB. Jarak tempuh dari markas Damkar ke lokasi kejadian diperkirakan sekitar 2,1 kilometer.
"Objek yang terbakar adalah lahan perbukitan. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang." jelas Rinaldi.
Kebakaran ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Amelia (28), seorang pekerja swasta. Amelia melihat kepulan asap dan api dari lereng perbukitan, kemudian dengan sigap melaporkannya kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
Lahan yang terbakar ini diketahui milik Nurli (57), seorang ibu rumah tangga. Selain lahan perbukitan, rumpun bambu di area tersebut juga turut hangus.
Dampak kebakaran ini cukup serius, terutama karena lokasinya yang berdekatan dengan area padat penduduk dan pinggir jalan raya.
Informasi dari Damkar Kota Padang menyebutkan bahwa satu bangunan gudang amunisi milik TNI Angkatan Laut (AL) dengan luas sekitar 800 meter persegi berpotensi terdampak.
"Beruntung, aset senilai sekitar Rp2 miliar berhasil diselamatkan dari jilatan api," ungkap Rinaldi.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan mengenai korban jiwa, luka-luka, maupun warga yang mengungsi akibat peristiwa ini. Kerugian materil secara keseluruhan masih dalam perhitungan.
Dalam upaya pemadaman, Damkar Kota Padang didukung oleh satu unit armada dari Damkar Pelindo. Selain itu, personel dari TNI AL, Polri, dan Kecamatan turut hadir di lokasi untuk membantu penanganan dan pengamanan area. Petugas yang terlibat di lokasi berasal dari Peleton B Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.(*)
Editor : Hendra Efison