Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, menyampaikan bahwa laporan kejadian diterima pihaknya pada pukul 15.23 WIB.
Tanpa menunda waktu, satu menit berselang, tepatnya pukul 15.24 WIB, unit-unit Damkar segera bergerak menuju lokasi.
Hanya dalam waktu tiga menit, pada pukul 15.27 WIB, armada Damkar tiba di tempat kejadian perkara (TKP), yang berjarak sekitar 2 kilometer dari markas Damkar.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan penanganan selesai pada pukul 16.10 WIB. "Penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan," ujar Rinaldi.
Menurut kronologi kejadian, seorang saksi bernama Dodi Fatra (56), yang merupakan warga sekitar, melihat adanya kobaran api di dalam rumah tersebut. Saksi, kemudian segera melaporkan kejadian ini ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
Rumah yang terbakar adalah milik Riski Ramarizal (29), seorang wiraswasta. Rumah kontrakan ini dihuni oleh satu Kepala Keluarga (KK) dengan empat orang anggota.
Beruntungnya, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden ini, dan seluruh penghuni dinyatakan nihil mengungsi.
"Kebakaran ini menghanguskan satu unit bangunan rumah dengan estimasi luas terbakar sekitar 10x20 meter persegi," ungkap Rinaldi.
Area yang berpotensi terdampak dari kejadian ini mencapai 600 meter persegi, dengan delapan bangunan di sekitar lokasi yang nyaris ikut terbakar.
"Berkat kesigapan tim Damkar, potensi kerugian yang lebih besar berhasil dihindari, dengan nilai aset yang terselamatkan diperkirakan mencapai Rp1 miliar," tambah Rinaldi.
Situasi di lokasi kejadian digambarkan sebagai area padat perumahan dengan akses jalan yang sempit, serta dipadati oleh masyarakat yang ingin menyaksikan.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan 6 unit armada dengan 80 personel untuk mengatasi api. Selain Damkar, berbagai pihak turut membantu penanganan di lokasi, antara lain PLN, POLRI, TNI, dan PMI.(*)
Editor : Hendra Efison