Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.19 WIB tersebut menghanguskan dua unit hunian dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 04.19 WIB.
"Unit pemadam kebakaran kami langsung bergerak satu menit kemudian dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 04.26 WIB," ungkap Rinaldi dalam keterangannya.
Proses pemadaman api berlangsung selama hampir satu jam, dengan operasi penanganan selesai pada pukul 05.08 WIB. Jarak tempuh yang harus ditempuh petugas dari pos terdekat menuju lokasi kejadian adalah sekitar 8 kilometer.
Berdasarkan keterangan saksi mata Erik Maulana Ikhlas (30), api pertama kali terlihat muncul dari bagian atap salah satu rumah. Kemudian saksi segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
Dampak kebakaran cukup signifikan dengan luas area yang terbakar mencapai 80 meter persegi. Dua kepala keluarga yang terdiri dari tujuh jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
"Tidak ada korban luka-luka maupun korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini," jelas Rinaldi.
Pemilik kedua rumah yang terbakar adalah Hendri (55), seorang sopir, dan Siti (58), ibu rumah tangga. Keduanya telah lama bermukim di kawasan tersebut.
Meski mengalami kerugian besar, petugas berhasil menyelamatkan aset bernilai sekitar Rp2 miliar dari ancaman kobaran api. Namun, kondisi geografis lokasi yang berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan sempit menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam melakukan operasi pemadaman.
"Total delapan kepala keluarga yang terdiri dari 17 jiwa terdampak langsung dari kejadian ini," ujar Rinaldi.
Sementara itu, delapan unit bangunan berpotensi mengalami dampak dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai 200 meter persegi.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan enam unit armada dan sekitar 80 personil untuk menangani insiden ini. Selain Damkar, petugas kepolisian dan TNI juga turut hadir memberikan bantuan pengamanan lokasi kejadian.
Rinaldi menyatakan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. "Pihak berwenang sedang melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menentukan faktor pemicu terjadinya kebakaran," pungkasnya.(*)
Editor : Hendra Efison