PADEK.JAWAPOS.COM-Padang, Pariwisata Kota Padang memiliki potensi besar yang harus dapat dikembangkan. Terlebih, momentum Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356 hari ini, dapat menjadi magnet.
Karena ditaburi berbagai event. Baik skala provinsi maupun nasional. Dengan potensi yang besar itu, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara tentunya berpotensi terjadi.
Sehingga pariwisata di Kota Padang semakin maju ke depannya. Dengan besarnya potensi pariwisata di Kota Padang, ada beberapa hal yang harus dibenahi agar semakin baik ke depannya.
Luli Apriani, salah seorang warga Kota Padang mengatakan, pariwsiata di Kota Padang masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Salah satunya persoalan sampah dan pengamen yang masih mengganggu di kawasan pariwisata tersebut.
“Sampah, pengamen dan anjal terkadang cukup mengganggu saat kita berwisata ke objek wisata kota Padang. Salah satunya pantai Padang.
Di momentum HJK Padang ini kita harapkan agar hal tersebut turut menjadi perhatian,” katanya. Kemudian ia mengharapkan adanya standarisasi harga makanan di kawasan objek wisata.
Ini menghindari oknum nakal yang mencoba mematok harga tinggi kepada wisatawan. “Apalagi bagi saya yang sudah lama tinggal di luar kota Padang. Hal ini terkadang menjadi perhatian,” ujarnya.
Hal yang sama dikatakan Dody, salah seorang pengunjung Pantai Padang. Ia mengaku untuk fasilitas umum bagi pengunjung pariwiata di Kota Padang masih terbilang belum lengkap.
“Baik itu tempat duduk panjang dan sebagainya. Bahkan, kalau bisa juga disediakan wahana bermain untuk anak-anak sehingga kawasan wisata di kota Padang akan semakin baik,” tuturnya.
Dody berharap ada sentral kuliner di kawasan Pantai Padang yang dapat menghadirkan berbagai jenis makanan. Tentunya dapat menarik pengunjung ke sana.
“Jika ada sentral kuliner mungkin objek wisata seperti Pantai Padang akan semakin ramai dikunjungi karena ada berbagai aneka macam kuliner yang dapat disantap dan tentunya itu sangat bagus untuk objek wisata seperti Pantai Padang ke depannya,” tutupnya. (yud)
Editor : Novitri Selvia