Harga yang semula berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram kini menembus Rp80 ribu per kilogram.
“Kenaikan ini cukup drastis, daya beli masyarakat pun menurun. Biasanya beli setengah kilo, sekarang hanya seperempat kilo. Ada juga yang biasanya beli Rp20 ribu, kini cuma Rp10 ribu,” ujar Almulki (34), pedagang cabai merah di Pasar Lubuk Buaya, Minggu (26/10/2025).
Ia menambahkan, beberapa pelanggan bahkan kaget dengan lonjakan harga yang terjadi hanya dalam waktu dua pekan.
“Langganan yang biasa datang seminggu sekali sering kaget karena harga cepat naik,” ucapnya.
Menurut Almulki, kenaikan harga cabai merah dipicu oleh sejumlah faktor, mulai dari pasokan yang terbatas, cuaca tidak menentu yang menyebabkan gagal panen, hingga gangguan distribusi akibat kelangkaan solar.
“Distribusi ini paling krusial. Kalau solar langka, pengiriman cabai terhambat. Cabai yang asalnya bagus, karena lama di jalan bisa menurun kualitasnya,” jelasnya.
Lonjakan harga cabai merah ini menjadi perhatian masyarakat karena termasuk salah satu komoditas utama penyumbang inflasi pangan di wilayah Padang. (cr6)
Editor : Hendra Efison