Hal ini disampaikan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat menyerahkan dana operasional Triwulan III (Juni–September) bagi Ketua RT dan RW, Kader Posyandu, Kader PAUD, Imam Masjid, serta Guru TPQ/TQA dan MDTA se-Kecamatan Lubuk Begalung, di Masjid Darul Hikmah, Senin (27/10/2025).
Fadly Amran menegaskan, efisiensi anggaran merupakan hal lumrah dalam pemerintahan. Namun, Kota Padang justru mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah pusat melalui proyek strategis, termasuk proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Perumda Air Minum Gunung Pangilun senilai Rp308 miliar.
“Program-program inti seperti BPJS Kesehatan Gratis, Smart Surau, LKS Gratis, dan Baju Sekolah Gratis tetap kita pertahankan,” ujar Fadly Amran didampingi Kabag Tata Pemerintahan, Eka Putra Buhari.
Meski begitu, pembangunan proyek besar seperti jalan baru atau overlay akan ditunda sementara. Prioritas anggaran difokuskan pada pemeliharaan jalan yang rusak parah. Fadly menekankan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dan pelayanan terbaik lebih penting daripada besarnya proyek.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Padang menyalurkan total dana operasional sebesar Rp1.562.760.000: RT Rp647.640.000, RW Rp91.520.000, Kader Posyandu Rp139.800.000, Kader PAUD Rp8.700.000, Imam Masjid Rp23.000.000, Guru TPQ/TQA Rp373.950.000, dan Guru MDTA Rp177.750.000.(*)
Editor : Heri Sugiarto