Upacara diikuti jajaran manajemen, pegawai Divre II Sumbar, serta perwakilan dari anak perusahaan KAI Group.
Manager Keuangan dan SDM Divre II Sumbar, Aries Tri Mulyo, bertindak sebagai pembina upacara dan membacakan amanat Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf.
Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa kemerdekaan bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang para pahlawan yang dilandasi kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan.
Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi inspirasi generasi penerus untuk terus menjaga serta mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata dan kontribusi positif.
Rangkaian kegiatan upacara meliputi pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, pesan-pesan pahlawan nasional, dan doa bersama.
Kegiatan Sapa Pelanggan di Stasiun dan Perjalanan Kereta
Sebagai bagian dari peringatan Hari Pahlawan, KAI Divre II Sumbar juga mengadakan kegiatan Sapa Pelanggan di Stasiun Padang dan di atas perjalanan kereta api.
Melalui kegiatan ini, jajaran frontliner Divre II membagikan souvenir menarik kepada pelanggan di ruang tunggu maupun di dalam kereta.
Menurut Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap pelanggan sekaligus ajakan untuk meneladani semangat juang para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Hari Pahlawan ini menjadi momentum bagi seluruh insan KAI untuk meneladani nilai perjuangan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Semangat pantang menyerah dan keikhlasan berjuang menjadi inspirasi kami untuk terus berkarya dan melayani dengan hati,” ujar Reza.
Ia menambahkan, semangat Hari Pahlawan sejalan dengan komitmen KAI Divre II Sumbar dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
“Dengan semangat perjuangan para pahlawan, KAI Divre II Sumbar berkomitmen terus berinovasi dan berkontribusi memperkuat konektivitas serta mendukung pembangunan daerah melalui layanan perkeretaapian yang andal dan berdaya saing,” tutupnya.(*)
Editor : Hendra Efison