Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bantuan Makanan Pengungsi Banjir Padang Dipercepat, Dapur SPPG Dialihkan untuk Korban

Heri Sugiarto • Kamis, 27 November 2025 | 12:20 WIB

Wali Kota Fadly Amran berdialog dengan warga saat meninjau lokasi banjir di Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Padang.(Foto: Prokopim)
Wali Kota Fadly Amran berdialog dengan warga saat meninjau lokasi banjir di Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Padang.(Foto: Prokopim)
PADEK.JAWAPOS.COM-Penyaluran bantuan makanan bagi pengungsi korban banjir dan longsor di Kota Padang dipercepat dengan mengalihkan operasional dapur SPPG MBG untuk kebutuhan pengungsi.

"Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan pangan warga terdampak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat," ungkap Wali Kota Padang Fadly Amran saat meninjau langsung lokasi banjir bandang di Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (27/11/25).

Fadly melakukan peninjauan untuk memastikan penanganan pengungsi berjalan optimal. “Saya sudah minta dapur SPPG untuk mengalihkan makanan yang tadinya untuk siswa sekolah, dialihkan untuk pengungsi. Karena sekolah sudah diliburkan,” tegasnya saat berada di lokasi terdampak.

Selain dapur SPPG, dapur umum milik Dinas Sosial Kota Padang juga telah beroperasi sejak beberapa hari terakhir. Setiap hari, dapur tersebut menyediakan sekitar 200 hingga 400 porsi makanan bagi warga yang dievakuasi ke sejumlah titik pengungsian.

Meski demikian, jumlah tersebut dinilai masih perlu ditambah seiring meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat terdampak.

Seluruh sumber daya dikerahkan selama masa tanggap darurat untuk meringankan beban para korban.

“Kita kerahkan semua sumber daya selama masa tanggap darurat ini untuk mengurangi beban warga Kota Padang korban bencana banjir,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa bantuan datang dari berbagai pihak. Bantuan tersebut berasal dari BUMN, BUMD, NGO, BAZNAS, serta pihak-pihak dermawan lainnya yang menyalurkan bantuan secara langsung kepada para korban bencana di lapangan.

"Bantuan yang terus mengalir diharapkan dapat mencukupi kebutuhan dasar para pengungsi," imbuhnya.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Kota Padang juga telah menyiagakan unit-unit pelayanan kesehatan yang masih bisa beroperasi. Layanan ini disiapkan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan dan penanganan medis akibat dampak banjir dan longsor.

Hingga kini, proses penyaluran bantuan makanan dan layanan kesehatan masih terus berlangsung di sejumlah titik pengungsian.

Pemerintah daerah memastikan upaya penanganan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi selama masa tanggap darurat masih berlaku.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#korban banjir #dapur SPPG #banjir padang #Lubuk Minturun #bantuan pengungsi banjir