Kegiatan ini menggabungkan berbagai agenda kreatif seperti bazar UMKM, penggalangan dana kemanusiaan, pertunjukan stand up, hingga penampilan band lokal, yang disambut antusias oleh pengunjung pusat perbelanjaan tersebut.
Festival ini terselenggara melalui dukungan dana pokok pikiran Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Nanda Satria, serta mendapat dukungan penuh dari Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat.
Kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi antara penguatan ekonomi kreatif dan kepedulian sosial terhadap masyarakat terdampak bencana.
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria, mengatakan bahwa Sumbar Create and Care digelar sebagai upaya konkret untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumatera Barat agar produk-produk lokal semakin dikenal oleh masyarakat luas.
“Festival ekonomi kreatif ini kami gelar untuk membantu pelaku UMKM di Sumatera Barat agar produk mereka bisa lebih dikenal oleh masyarakat. Ada lebih dari 10 stand UMKM yang berpartisipasi dalam festival ini,” ujar Nanda Satria.
Ia menjelaskan, UMKM yang terlibat dalam kegiatan tersebut berasal dari berbagai bidang yang mewakili 17 subsektor ekonomi kreatif, mulai dari kuliner, kriya, fesyen, hingga produk berbasis inovasi anak muda.
Selain menghadirkan bazar UMKM dan hiburan, Sumbar Create and Care juga mengusung konsep charity atau penggalangan dana kemanusiaan.
Dana yang terkumpul dari kegiatan ini nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Barat.
Pengunjung festival diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam aksi donasi dengan cara memindai barcode yang tersedia di lokasi acara. Dana donasi tersebut akan langsung dikelola oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk disalurkan kepada pihak yang membutuhkan.
“Pengunjung juga bisa membeli produk dari stand UMKM yang ada di festival ekonomi kreatif ini, kemudian mendonasikannya kepada masyarakat terdampak bencana nantinya,” tambah Nanda.
Konsep tersebut diharapkan tidak hanya mendorong peningkatan penjualan produk UMKM, tetapi juga menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, dr. Lila Yanwar, membuka secara langsung kegiatan Sumbar Create and Care. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival yang menggabungkan pengembangan ekonomi kreatif dengan aksi kemanusiaan.
Menurut Lila Yanwar, kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun sumbangan bagi masyarakat terdampak bencana sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Sumatera Barat.
“Terima kasih atas perhatian yang tidak hanya tertuju pada sektor pariwisata, tetapi juga berbagai sektor lainnya. Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa bersama-sama membangun ekonomi kreatif,” ujarnya.
Ia menambahkan, Sumatera Barat memiliki potensi besar di sektor ekonomi kreatif, terutama dengan banyaknya generasi muda yang memiliki ide, kreativitas, dan inovasi.
“Anak muda kita banyak, potensinya besar. Dengan ruang seperti Sumbar Create and Care ini, kita berharap ekonomi kreatif Sumatera Barat bisa terus tumbuh dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya. (*)
Editor : Adetio Purtama