Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Usaha Sewa Pakaian di Padang Berawal dari Koleksi Sanggar Tari, Kini Jadi Sumber Penghasilan

Riyadhatul Khalbi • Senin, 15 Desember 2025 | 14:46 WIB

 

Rumah Penyewaan Pakaian yang berada di Jl. Raya Ampang No.34, Ampang, Kec. Kuranji, Kota Padang yang memamerkan  berbagai pakaian adat Minangkabau.
Rumah Penyewaan Pakaian yang berada di Jl. Raya Ampang No.34, Ampang, Kec. Kuranji, Kota Padang yang memamerkan berbagai pakaian adat Minangkabau.

PADEK.JAWAPOS.COM-Berawal dari koleksi pribadi saat menjadi anak sanggar tari, Erawati (52), seorang guru TK di Kota Padang, berhasil mengembangkan usaha penyewaan pakaian yang kini menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarganya.

Usaha penyewaan pakaian milik Erawati berlokasi di Jalan Raya Ampang No. 34, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Beragam jenis pakaian dipajang, mulai dari pakaian adat nusantara, kostum profesi anak-anak, hingga busana untuk berbagai acara.

Baca Juga: Harga Cabai di Dharmasraya Melonjak, Cabai Merah Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Erawati mengatakan ketertarikannya terhadap pakaian adat tumbuh sejak kecil ketika aktif di sanggar tari Taman Budaya Sumatera Barat.

Seiring waktu, koleksi pakaian tari yang dimilikinya semakin banyak dan mendorongnya membuka usaha penyewaan.

“Dulu belum banyak yang membuka rental pakaian seperti sekarang. Pakaian tari saya juga menumpuk di rumah, akhirnya terpikir untuk disewakan,” ujar Erawati kepada Padang Ekspres, Minggu (14/12).

Baca Juga: Pemkab Pessel Bangun Hunian Sementara bagi Korban Banjir di Bayang Utara

Usaha tersebut mulai dijalani sebelum ia menikah. Dari hasil sewa dan penghasilan sebagai guru, Erawati terus menambah koleksi pakaian. Seiring berkembangnya usaha, rumahnya direnovasi dan dijadikan toko penyewaan.

Saat ini, ia menyewakan pakaian adat Minangkabau, kostum karnaval, busana profesi anak, pakaian wisuda, fashion show, hingga pakaian tradisional Korea dan India. Pakaian adat Minangkabau menjadi koleksi yang paling banyak diminati.

“Acara ke-Minangkabauan dari TK sampai perguruan tinggi sering membutuhkan pakaian adat. Biasanya mereka langsung menghubungi saya,” katanya.

Baca Juga: Pemkab Pessel Bangun Hunian Sementara bagi Korban Banjir di Bayang Utara

Selain pakaian, Erawati juga menyediakan penyewaan aksesori dan jasa rias yang dikelola oleh anaknya. Harga sewa pakaian berkisar Rp50 ribu hingga Rp250 ribu, sementara jasa rias mulai dari Rp50 ribu hingga Rp150 ribu.

Meski demikian, usaha ini tidak lepas dari kendala. Erawati mengaku pernah hampir menjadi korban penipuan dengan bukti transfer palsu, serta kehilangan beberapa pakaian yang tidak dikembalikan penyewa.

Selain itu, bencana alam yang melanda Sumatera Barat beberapa waktu terakhir turut berdampak pada usahanya. Banyak pesanan dibatalkan karena kegiatan dan acara ditunda.

Baca Juga: Pemkab Pessel Siapkan Hadiah Umrah bagi Wajib Pajak Kendaraan yang Taat

“Memang tidak langsung, tapi cukup terasa karena banyak reservasi dibatalkan,” ujarnya.

Meski begitu, Erawati mengaku tetap bersyukur karena usahanya terus berjalan dan berharap kerja sama dengan berbagai instansi, termasuk Museum Adityawarman, dapat terjalin kembali seperti sebelumnya.(cr4)

Editor : Novitri Selvia
#Pakaian Adat Minangkabau #Usaha Sewa Pakaian #Kuranji Padang #Erawati