Kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp150 juta, tanpa menimbulkan korban jiwa.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 07.25 WIB.
“Unit pemadam kami langsung berangkat satu menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 07.42 WIB,” ujar Rinaldi.
Berdasarkan keterangan saksi mata Hendri Putra (24), seorang mahasiswa, api pertama kali terlihat berasal dari tumpukan barang rongsokan di bagian depan gudang.
Saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang untuk mendapatkan penanganan.
Petugas Damkar menempuh jarak sekitar 11 kilometer menuju lokasi kejadian dengan mengerahkan lima unit mobil pemadam dan 75 personel dari Peleton A.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 08.13 WIB atau sekitar 31 menit setelah petugas tiba di lokasi.
Gudang milik Hendry Ratno Wardinata (35), pengusaha pengepul barang bekas, mengalami kerusakan berat dengan luas area terbakar sekitar 150 meter persegi.
Lokasi kebakaran berada di kawasan padat pertokoan, lalu lintas, dan permukiman, sehingga sempat menimbulkan kekhawatiran api merambat ke bangunan sekitar.
Rinaldi menjelaskan terdapat tiga bangunan toko di sekitar gudang dengan total area terancam seluas 500 meter persegi. “Petugas berhasil melokalisir api sehingga tidak merambat ke bangunan lain,” jelasnya.
Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban luka maupun warga yang harus mengungsi. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.(cc1)
Editor : Hendra Efison