Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Irigasi Rusak, Pemko Padang Alirkan Air ke Kototangah dan Lubukminturun

Suyudi Adri Pratama • Selasa, 27 Januari 2026 | 14:57 WIB

Penampakan irigasi masyarakat di kawasan Lubukminturun, Kecamatan Kototangah, Kota Padang.
Penampakan irigasi masyarakat di kawasan Lubukminturun, Kecamatan Kototangah, Kota Padang.
PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kota Padang terus mempercepat penanganan air bersih pascakerusakan aliran irigasi yang terjadi di sejumlah titik di Kota Padang. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi dampak kekeringan yang dirasakan masyarakat, khususnya yang bergantung pada sumur dangkal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, mengatakan saat ini penanganan difokuskan di kawasan Kecamatan Kototangah. Upaya tersebut dilakukan dengan mengalirkan kembali air ke jaringan irigasi yang terdampak.

“Kita menyalurkan air ke kawasan irigasi dengan harapan dapat mengisi pori-pori tanah dan membantu mengisi sumur dangkal masyarakat yang mengalami kekeringan,” ujar Tri, Selasa (27/1/2026).

Tri menjelaskan, dalam pelaksanaannya terdapat dua metode utama yang diterapkan. Metode pertama dilakukan dengan memanfaatkan pompa untuk mengalirkan air ke jaringan irigasi Koto Tuo Kiri.

“Karena jarak antara intake dengan saluran irigasi yang terputus cukup jauh dan posisi saluran irigasi lebih tinggi dari permukaan air sungai, maka kita meminta bantuan balai untuk meminjam pompa guna menyedot air sungai ke saluran irigasi,” jelasnya.

Selain itu, Pemko Padang juga melakukan pembangunan intake darurat sebagai solusi sementara. Langkah ini diterapkan pada jaringan irigasi di kawasan Lubukminturun.

“Di daerah irigasi Lubuk Minturun, kami dibantu Balai Wilayah Sungai (BWS) V untuk membuat intake darurat. Alhamdulillah, air sudah mulai mengalir,” ungkap Tri.

Dalam proses tersebut, Pemko Padang juga melibatkan partisipasi masyarakat melalui kegiatan gotong royong, khususnya untuk membersihkan saluran irigasi yang tertutup sedimen.

Tri mengakui, karena masih dalam tahap penanganan darurat, kondisi aliran irigasi belum sepenuhnya normal seperti sebelumnya. Namun, setidaknya air sudah mulai mengalir ke saluran irigasi.

“Minimal air sudah mengalir. Harapannya, air ini bisa mengisi pori-pori tanah dan secara bertahap membantu mengisi kembali sumur dangkal masyarakat yang terdampak,” tutupnya. (yud)

Editor : Adetio Purtama
#Alirkan Air #irigasi rusak #pascabencana #Kototangah #pemko padang #Lubukminturun