Berlokasi di Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, lokasi ini menyuguhkan panorama laut lepas dan aktivitas Pelabuhan Teluk Bayur dari ketinggian.
Pantauan pada Jumat (30/1/2026), sejumlah pengendara roda dua tampak berhenti di bahu jalan untuk menikmati pemandangan, terutama pada sore hari.
Dari titik ini, kapal-kapal besar terlihat berlabuh maupun mengantre masuk dermaga pelabuhan tertua di pantai barat Sumatra tersebut.
Posisi geografis Kelok View yang menghadap langsung ke Samudra Hindia membuat lokasi ini menawarkan lanskap laut terbuka yang berpadu dengan aktivitas industri pelabuhan.
Pemandangan semakin menarik saat matahari terbenam, ketika siluet kapal terlihat jelas dengan latar langit senja.
Riko (22), salah seorang pengendara, mengatakan ia sengaja berhenti bersama rekannya karena tertarik dengan pemandangan di lokasi tersebut.
Menurutnya, Kelok View kerap dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat sejenak setelah beraktivitas.
“Pemandangan laut dan kapal dari atas sini menarik. Kami berhenti sebentar untuk istirahat dan menikmati suasana,” ujar Riko.
Pengendara lain, Danil (23), menyebut lokasi tersebut menjadi alternatif ruang terbuka bagi warga kota yang melintas.
Ia menilai Kelok View memberikan suasana berbeda dibandingkan ruas jalan lain di Kota Padang.
Meski ramai disinggahi, Kelok View Teluk Bayur hingga kini masih berstatus sebagai tempat singgah informal.
Belum tersedia fasilitas pendukung seperti area parkir khusus atau bangku permanen. Kondisi ini membuat pengguna jalan tetap perlu berhati-hati agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Sejumlah pengunjung berharap potensi lokasi ini dapat ditata lebih baik oleh pihak terkait, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan ketertiban.
Penataan yang terencana dinilai dapat mendukung pengembangan kawasan tanpa mengganggu fungsi utama jalan lintas.
Kelok View Teluk Bayur kini menjadi salah satu titik pandang terbuka yang menunjukkan potensi lanskap pesisir Kota Padang, sekaligus menawarkan ruang singgah singkat bagi pengendara yang melintas di jalur Padang–Bengkulu.(CR3)
Editor : Hendra Efison