Bantuan ini diberikan sebagai respons atas krisis air bersih yang dialami warga pascabencana banjir, akibat sumur tercemar lumpur dan terganggunya jaringan pipa air.
Penyaluran dilakukan melalui kolaborasi BRI Region 3 Padang dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) Brilian, menyasar wilayah terdampak cukup parah, yakni Durian Tarung RT 002 RW 007 dan Perumahan Durita Asri.
Regional CEO BRI Region 3 Padang, Riza Pahlevi, menyampaikan bahwa air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak yang dibutuhkan masyarakat pascabanjir.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BRI untuk hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat bencana,” ujar Riza Pahlevi dalam keterangan tertulis.
Menurutnya, BRI memantau langsung kondisi lapangan dan menilai krisis air bersih berpotensi mengganggu kesehatan serta aktivitas harian warga.
Di lokasi penyaluran, warga terlihat mengantre membawa ember dan jeriken untuk mendapatkan pasokan air bersih.
Bantuan ini digunakan untuk kebutuhan memasak, mandi, mencuci, serta membersihkan rumah dari sisa lumpur banjir.
“Melalui YBM Brilian, kami berharap bantuan ini dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sanitasi dan mencegah risiko penyakit akibat keterbatasan air bersih,” tambah Riza.
YBM Brilian merupakan lembaga amil zakat yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah dari pekerja BRI atau Insan BRILian.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari program tanggap bencana yang dijalankan secara berkelanjutan.
Warga penerima manfaat menyebut bantuan air bersih tersebut tepat sasaran dan sangat membantu pemulihan aktivitas sehari-hari pascabanjir.
Dengan ketersediaan air bersih, warga dapat kembali menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga selama masa pemulihan. (*)
Editor : Hendra Efison