Program ini dibuka langsung oleh Camat Nanggalo, Amrizal Rengganis, yang sekaligus menegaskan komitmen pemerintah kecamatan dalam memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam sambutannya, Amrizal Rengganis menyampaikan bahwa tantangan terbesar UMKM saat ini tidak semata-mata soal permodalan, melainkan keterbatasan akses terhadap ekosistem pendukung yang berkelanjutan.
“Kami tidak ingin pelaku usaha berjalan sendirian. Rumah Wirausaha Kecamatan Nanggalo hadir sebagai pusat inkubasi, tempat para pelaku usaha bisa berkonsultasi mulai dari pengurusan legalitas usaha, pengembangan kemasan, hingga strategi pemasaran digital,” ujar Amrizal.
Rumah Wirausaha Kecamatan Nanggalo disiapkan sebagai fasilitas khusus yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk mendapatkan pendampingan terpadu. Fasilitas ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi sekaligus pusat peningkatan kapasitas usaha bagi pelaku UMKM di wilayah Kecamatan Nanggalo.
Program Inkubasi UMKM Nanggalo direncanakan berlangsung sepanjang tahun 2026. Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan berbagai pihak sebagai tenaga pendamping, antara lain Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, BPJS Ketenagakerjaan, Yayasan Sahabat Negeriku, serta Yayasan Mualaf Qur’an Center Indonesia.
Kolaborasi lintas lembaga tersebut diharapkan mampu memberikan pendampingan yang komprehensif, tidak hanya dalam aspek administrasi dan legalitas, tetapi juga perlindungan ketenagakerjaan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan usaha berbasis nilai sosial.
Program ini diikuti oleh puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha, mulai dari kuliner, kriya, hingga fashion. Para peserta tampak antusias menyambut hadirnya wadah inkubasi yang dinilai dapat membuka peluang baru untuk pengembangan usaha mereka.
Pemerintah Kecamatan Nanggalo berharap Program Inkubasi UMKM ini dapat menjadi katalisator kebangkitan ekonomi lokal, sekaligus mendorong UMKM naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas, baik di tingkat kota maupun regional. (*)
Editor : Adetio Purtama