Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran Kabupaten Solok, Zulhelmi Bosy, mengatakan bahwa laporan kebakaran pertama kali diterima oleh petugas di Pos Arosuka pada pukul 04.42 WIB dari warga bernama Zulkifli (40).
Menanggapi laporan tersebut, tim pemadam kebakaran bergerak cepat dengan waktu respons hanya dua menit.
"Armada berangkat pukul 04.44 WIB dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 04.46 WIB. Petugas langsung melakukan penanganan satu menit setelah tiba untuk mengendalikan api," ujar Zulhelmi, Senin pagi.
Tiga unit bangunan yang terdampak diketahui merupakan milik Zalnius (59), Zurnida Tanjung (50), dan Suarti (67), yang ketiganya merupakan warga Sukarami, Koto Gaek Guguak.
Berdasarkan laporan yang diterima, bangunan-bangunan tersebut mengalami kerusakan berat akibat kobaran api yang membesar saat petugas tiba.
Dalam upaya pemadaman, Dinas Damkar Kabupaten Solok mengerahkan dua unit armada, yakni Armada Thanoz dari Posdam Arosuka dan Armada Ayax dari Posdam Sumani.
Sebanyak 16 personel gabungan dari Regu VII Pos Arosuka dan Regu I Pos Sumani diterjunkan untuk menjinakkan api.
Operasi pemadaman dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 06.20 WIB setelah petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Zulhelmi memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini.
Mengenai penyebab pasti kebakaran, pihak berwenang menyatakan bahwa hal tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
"Total kerugian materil akibat kerusakan berat tiga bangunan tersebut masih dalam proses kalkulasi," pungkasnya.(cc1)
Editor : Adetio Purtama