Pemerintah Kecamatan Bungus Teluk Kabung melaksanakan Musrenbang pada Selasa (10/2/2026), disusul Kecamatan Padang Selatan pada Rabu (11/2/2026), dengan fokus prioritas yang disesuaikan kebutuhan wilayah masing-masing.
Camat Padang Selatan, Wilman Mukhtar, menyampaikan arah pembangunan 2027 menitikberatkan pada penuntasan infrastruktur mendasar dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Dalam forum di Gedung Youth Center, ia menjelaskan usulan yang dibawa merupakan hasil penyaringan ketat dari 12 kelurahan, sehingga program yang diajukan benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Aspirasi warga didominasi perbaikan lingkungan, terutama penanganan banjir melalui normalisasi drainase serta perbaikan jalan lingkungan yang dinilai mendesak karena berdampak langsung pada aktivitas dan mobilitas harian masyarakat.
“Seluruh aspirasi ini sudah kami saring dari tingkat kelurahan. Fokus kami adalah memastikan usulan yang dibawa benar-benar menyentuh kebutuhan nyata, seperti pengendalian banjir dan penguatan UMKM agar ekonomi warga tetap bergerak,” ujar Wilman Mukhtar.
Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, yang membuka forum tersebut menegaskan pembangunan 2027 harus dirancang dengan skema lebih taktis dan terukur serta tetap berpedoman pada visi, misi, dan sembilan program unggulan dalam RPJMD.
Ia menyebut Musrenbang menjadi instrumen penting untuk menyinkronkan capaian tahun sebelumnya dengan rencana tahun berikutnya agar kesinambungan pembangunan terjaga dan target lima tahunan dapat dicapai secara terukur.
Bungus Teluk Kabung Soroti Fasilitas Publik
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, saat membuka Musrenbang Kecamatan Bungus Teluk Kabung, menegaskan forum tersebut tidak boleh sekadar rutinitas birokrasi, melainkan proses kurasi ketat terhadap kebutuhan riil yang selaras dengan RPJP dan visi kota.
Menurutnya, Pemko Padang memfungsikan Musrenbang tingkat kecamatan sebagai instrumen strategis untuk memastikan pembangunan tahun anggaran 2027 berjalan inklusif dan berkelanjutan serta selaras dengan prioritas provinsi dan nasional.
Plt. Camat Bungus Teluk Kabung, Zulfahmi, menyoroti urgensi pengembangan fasilitas publik, dengan salah satu usulan utama yang didorong ke Bappeda berupa pembangunan gedung serbaguna baru karena meningkatnya partisipasi masyarakat yang belum tertampung sarana yang ada.
Selain infrastruktur fisik, perencanaan di wilayah tersebut juga mengintegrasikan program sosial dan keagamaan, termasuk pelaksanaan Pesantren Ramadan serentak di seluruh masjid dan mushalla dengan melibatkan RT/RW, Majelis Taklim, dan tokoh adat.
Melalui integrasi program fisik dan non-fisik tersebut, Musrenbang di dua kecamatan ini diarahkan untuk menghasilkan kebijakan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup dan ekonomi masyarakat secara merata pada 2027. (*)
Editor : Hendra Efison