Seluruh korban ditemukan dan dibawa ke posko setelah operasi penyelamatan yang berlangsung sejak sore hari.
Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, mengatakan operasi bermula dari laporan salah satu korban, Putra Ramadhan, yang diterima pada pukul 16.55 WIB.
Laporan tersebut menyebutkan delapan orang terjebak saat beraktivitas di kawasan air terjun Sungaibangek akibat debit air yang meningkat tajam dan meluap.
“Kami menerima informasi bahwa ada kondisi membahayakan manusia, di mana delapan orang terjebak luapan air sungai. Kami segera memberangkatkan tim rescuer pada pukul 17.10 WIB,” ujar Hendri dalam keterangan tertulisnya.
Peristiwa bermula ketika para remaja tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB untuk mandi-mandi.
Namun, debit air sungai secara tiba-tiba meningkat sehingga kelompok tersebut terpisah menjadi dua bagian di lokasi yang berbeda.
Sebanyak lima orang terjebak di satu sisi seberang sungai, sementara tiga lainnya berada di sisi berbeda dan sempat berupaya kembali melalui jalur awal sebelum akses tersebut tertutup luapan air.
Ketiga remaja itu kemudian naik ke arah perbukitan hingga mencapai ladang milik warga, namun tetap kesulitan menemukan jalan keluar karena posisi mereka jauh dari akses utama.
Operasi evakuasi sempat terkendala hujan dan kecepatan angin yang mencapai 5 knot, sehingga tim SAR gabungan membagi personel menjadi dua tim untuk mempercepat proses pencarian dan penyelamatan di medan yang cukup sulit.
Tim pertama dikerahkan menjemput lima survivor, sedangkan tim kedua fokus mencari tiga remaja yang berada di area perbukitan.
Hendri menyebutkan tim pertama berhasil mengevakuasi lima orang pada pukul 19.34 WIB.
Tim kedua kemudian membawa tiga orang lainnya pada pukul 21.54 WIB, dan seluruh korban dalam kondisi selamat.
Kedelapan remaja yang diselamatkan masing-masing adalah Ibnu Habib (18) dari Lubukminturun, Sandi Alsaiba (15) dari Pariaman, Zhafran (18) dari Padang, Dwi Eka Saputra (16) dari Padang, Haykal (16) dari Pariaman, M. Zikri (17) dari Dharmasraya, Putra Ramadhan (16) dari Lubukminturun, dan M. Afdhal (17) dari Lubukminturun.
Operasi ini melibatkan unsur Kantor SAR Padang, Polri, BPBD, KSB, PMI, dan TNI dengan dukungan peralatan rescue car, perlengkapan mountaineering, peralatan medis, serta alat komunikasi untuk menjaga koordinasi di tengah cuaca buruk. (*)
Editor : Hendra Efison