Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ramadan Pekan Ketiga, Penjualan Daging Sapi di Pasar Raya Padang Naik 20 Persen

Mengki Kurniawan • Minggu, 8 Maret 2026 | 14:43 WIB

Penjualan daging sapi di Pasar Raya Padang naik 20 persen pada pekan ketiga Ramadan. Harga masih stabil Rp100.000–Rp140.000 per kilogram.
Penjualan daging sapi di Pasar Raya Padang naik 20 persen pada pekan ketiga Ramadan. Harga masih stabil Rp100.000–Rp140.000 per kilogram.
PADEK.JAWAPOS.COM–Aktivitas perdagangan di Pasar Raya Padang menunjukkan tren positif pada pekan ketiga bulan suci Ramadan, terutama pada komoditas daging sapi segar yang mengalami peningkatan permintaan dari masyarakat.

Kenaikan permintaan tersebut terjadi seiring meningkatnya kebutuhan warga untuk menu sahur dan berbuka puasa selama bulan Ramadan.

Salah seorang pedagang daging sapi di kawasan Pasar Raya Padang, Anton Putra (42), mengatakan peningkatan jumlah pembeli sudah terlihat sejak hari pertama puasa.

Saat ditemui di lapaknya pada Minggu (8/3/2026), Anton menyampaikan bahwa peningkatan penjualan menjadi kabar baik bagi para pedagang di tengah fluktuasi harga berbagai bahan pokok lainnya.

Menurutnya, penjualan daging sapi di kios miliknya saat ini meningkat sekitar 20 persen dibandingkan hari-hari biasa di luar Ramadan.

“Alhamdulillah, sejak awal puasa ini sudah ada peningkatan sekitar 20 persen. Pembeli datang silih berganti sejak pagi buta,” ujar Anton.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan permintaan tersebut merupakan pola yang hampir selalu terjadi setiap Ramadan.

Daging sapi, menurut Anton, menjadi salah satu bahan makanan yang cukup diminati masyarakat Kota Padang untuk diolah menjadi berbagai hidangan selama bulan puasa.

Meskipun permintaan meningkat, harga daging sapi di Pasar Raya Padang masih terpantau stabil hingga saat ini.

Anton menyebut belum terjadi gejolak harga yang signifikan karena pasokan daging sapi masih tersedia dengan baik di pasaran.

Harga daging sapi di pasar tersebut saat ini berada pada kisaran Rp100.000 hingga Rp140.000 per kilogram.

Perbedaan harga tersebut dipengaruhi oleh kualitas serta bagian tubuh sapi yang dipilih oleh pembeli.

“Untuk harga sebenarnya masih dalam kategori normal. Belum ada kenaikan atau penurunan harga yang mencolok. Semua tergantung bagian daging mana yang dibeli dan bagaimana kualitasnya,” kata Anton.

Dalam satu hari, Anton mampu menjual sekitar 150 hingga 200 kilogram daging sapi kepada pelanggan.

Pembeli yang datang ke kiosnya tidak hanya berasal dari rumah tangga, tetapi juga dari pedagang makanan yang membutuhkan pasokan daging segar setiap hari.

Untuk memenuhi permintaan tersebut, Anton mulai beraktivitas sejak pukul 04.00 WIB dini hari.

Ia biasanya menutup lapaknya sekitar pukul 16.00 WIB atau menjelang waktu berbuka puasa setelah melayani pembeli sepanjang hari.

Terkait ketersediaan pasokan, Anton memastikan stok daging sapi masih dalam kondisi aman.

Pasokan daging sapi yang diperdagangkan di Pasar Raya Padang saat ini berasal dari wilayah Lampung dan masih mengalir lancar ke daerah tersebut.

Ia juga menyebut distribusi logistik yang dikelola pemerintah turut membantu menjaga kelancaran pasokan daging ke pasar.

Anton memprediksi peningkatan penjualan akan mencapai puncaknya pada satu minggu menjelang Idulfitri.

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, permintaan daging sapi dapat melonjak hingga sekitar 50 persen dari kondisi normal ketika masyarakat mulai menyiapkan bahan untuk memasak rendang menjelang hari raya.

“Biasanya seminggu sebelum Lebaran akan naik lagi sampai 50 persen. Saya sangat bersyukur atas peningkatan penjualan di bulan suci ini, semoga pasokan tetap lancar hingga hari raya nanti,” tutup Anton.(*)

Editor : Hendra Efison
#Pasar Raya Padang Ramadan #harga daging sapi Padang #permintaan daging sapi meningkat #penjualan daging sapi Padang