Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Divre II Sumbar Bekali Pekerja Manajemen Kelelahan dan Pelatihan P3K

Hendra Efison • Rabu, 11 Maret 2026 | 16:14 WIB

KAI Divre II Sumbar bekali pekerja dengan pelatihan P3K guna menjaga keselamatan operasional kereta.
KAI Divre II Sumbar bekali pekerja dengan pelatihan P3K guna menjaga keselamatan operasional kereta.
PADEK.JAWAPOS.COM—PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat memperkuat kesiapan sumber daya manusia menjelang masa Angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah dengan menggelar penyuluhan kesehatan manajemen kelelahan serta pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini diikuti pekerja di lingkungan Divre II Sumbar yang terlibat langsung dalam operasional perkeretaapian, sebagai upaya meningkatkan pemahaman pengelolaan kelelahan kerja sekaligus kemampuan dasar dalam menangani kondisi darurat di tempat kerja.

Assistant Manager Kesehatan Divre II Sumbar, dr. Doni Fitra Yogi, mengatakan kesiapan fisik dan mental pekerja merupakan faktor penting dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api, terutama pada periode Angkutan Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa kondisi pekerja yang prima berperan langsung dalam menjaga kelancaran operasional perkeretaapian sekaligus memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal selama periode tersebut.

Materi mengenai manajemen kelelahan disampaikan oleh Dokter Fungsional 3 Divre II Sumbar.

Dalam pemaparannya dijelaskan pentingnya pengelolaan waktu istirahat, menjaga kebugaran tubuh, serta melakukan refreshing secara berkala untuk mempertahankan stamina, konsentrasi, dan fokus pekerja selama menjalankan tugas operasional.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) yang disampaikan oleh Dokter Umum Klinik Mediska Padang.

Pada sesi tersebut peserta diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah penanganan awal apabila terjadi kecelakaan maupun kondisi darurat di lingkungan kerja.

Kegiatan tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung teknik dasar pertolongan pertama yang dipandu oleh narasumber.

Melalui praktik tersebut peserta mempelajari secara langsung teknik penanganan awal sehingga diharapkan mampu meningkatkan keterampilan serta kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan operasional perkeretaapian.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan seluruh aspek operasional kereta api berjalan dengan selamat, aman, dan andal selama masa Angkutan Lebaran.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan para pekerja memiliki kondisi fisik dan mental yang prima serta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan keadaan darurat. Hal ini penting untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api serta memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan selama masa Angkutan Lebaran,” ujar Reza.

KAI Divre II Sumbar berharap kegiatan penyuluhan kesehatan dan pelatihan P3K ini dapat memperkuat kesiapan pekerja dalam menghadapi peningkatan aktivitas operasional selama masa Posko Angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah.

Dengan kesiapan tersebut, operasional kereta api di wilayah Sumatera Barat diharapkan dapat berjalan dengan selamat, aman, dan lancar selama periode Angkutan Lebaran.(*)

Editor : Hendra Efison
#KAI Divre II Sumbar #Angkutan Lebaran 2026 #pelatihan P3K KAI #manajemen kelelahan pekerja KAI