Kegiatan ini sekaligus diisi dengan santunan kepada Yayasan Anak Sholeh 85 sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
Acara tersebut menjadi momentum silaturahmi antara manajemen perusahaan dan para undangan dalam suasana Ramadan.
Selain kegiatan keagamaan, perusahaan juga memanfaatkan kesempatan ini untuk berbagi dengan lembaga sosial.
CEO Lapau Pitih Internasional PT Equator Valuta Asing, Herry Zulman, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas capaian kinerja bisnis perusahaan yang terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, perusahaan mencatat pertumbuhan transaksi yang signifikan pada periode 2024 hingga 2025.
Jika sebelumnya rata-rata transaksi harian berada di kisaran 12.000 USD, pada tahun 2025 angka tersebut meningkat hingga melampaui 17.000 USD per hari.
“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus berbagi. Kami berharap perusahaan dapat terus berkontribusi dalam mendukung perkembangan Yayasan Anak Sholeh,” ujar Herry Zulman.
Enam Cabang di Lokasi Strategis
Saat ini, PT Equator Valuta Asing memiliki enam jaringan cabang yang tersebar di sejumlah lokasi strategis.
Cabang-cabang tersebut berada di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Jalan Hayam Wuruk, Veteran, Teluk Bayur, Bypass, serta Universitas Negeri Padang (UNP).
Cabang terbaru yang beroperasi di kawasan Universitas Negeri Padang diresmikan pada November lalu.
Dalam dua bulan pertama operasionalnya, cabang tersebut dinilai menunjukkan performa yang menjanjikan.
Melihat tren pertumbuhan tersebut, manajemen perusahaan menetapkan target baru pada tahun 2026.
Herry menyebutkan perusahaan menargetkan total omzet harian mendekati 20.000 USD dari seluruh cabang yang beroperasi.
Persiapan Ekspansi ke Luar Negeri
Selain memperkuat pasar domestik, PT Equator Valuta Asing juga mulai merintis langkah ekspansi ke tingkat internasional.
Persiapan dilakukan dengan menyiapkan sumber daya manusia yang menempuh pendidikan di luar negeri.
Herry menjelaskan saat ini terdapat satu pegawai perusahaan yang sedang menempuh studi di Mesir, sementara seorang manajer lainnya sedang menjalani pendidikan doktoral di Jepang.
Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan perusahaan untuk membuka cabang di luar negeri.
“Kami sedang merintis langkah untuk go international. Insya Allah, kami akan mencoba membuka cabang di Jepang,” kata Herry.
Melalui kegiatan buka bersama yang dipadukan dengan agenda sosial dan rencana pengembangan bisnis, manajemen berharap PT Equator Valuta Asing dapat terus berkembang sekaligus memberikan kontribusi bagi masyarakat.(*)
Editor : Hendra Efison