Kepala Unit I Satuan Lalu Lintas Polsek Lubukkilangan, Iptu Yunefri, menerangkan kronologi kejadian tersebut. Truk boks bernomor polisi W 8031 UT yang mengangkut ayam beku sedang melaju dari arah Solok menuju Padang.
Sementara itu, sepeda motor dengan nomor polisi BH 2213 DW berkendara dari arah berlawanan, yakni Padang menuju Solok.
"Truk pengangkut ayam beku tersebut mengalami rem blong dan melaju dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, kendaraan tersebut menambrak sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan," ungkap Iptu Yunefri.
Dampak dari tabrakan tersebut sangat parah. Setelah menabrak sepeda motor, truk kehilangan kendali dan terbalik hingga tiga kali. Akibat kejadian tersebut, boks lemari pembeku pada truk hancur total dan seluruh muatan ayam beku berhamburan.
Pengendara sepeda motor yang menjadi korban dalam peristiwa ini segera mendapat penanganan medis. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara pengemudi truk dilaporkan mengalami luka lecet dan kondisinya tergolong lebih baik.
"Pengendara motor sudah kami evakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Sedangkan pengemudi truk hanya mengalami luka-luka lecet," tambah Iptu Yunefri.
Petugas Satlantas Polsek Lubukkilangan telah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Kedua kendaraan mengalami kerusakan yang cukup parah akibat benturan keras.
"Kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan. Kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah," jelasnya.
Menyikapi kejadian ini, Iptu Yunefri memberikan imbauan kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati saat berkendara. Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama dibandingkan kecepatan.
"Kami menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan daripada kecepatan. Pastikan juga untuk mengecek kondisi kendaraan sebelum berangkat," pungkas Iptu Yunefri. (cc1)
Editor : Adetio Purtama