Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemko Padang Digitalisasi Program Subuh Mubarokah di Masjid

Hendra Efison • Minggu, 15 Maret 2026 | 14:51 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran dorong masjid menjadi inkubator kreativitas remaja melalui program Remaja Masjid Reborn dan digitalisasi Subuh Mubarokah.
Wali Kota Padang Fadly Amran dorong masjid menjadi inkubator kreativitas remaja melalui program Remaja Masjid Reborn dan digitalisasi Subuh Mubarokah.
PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kota Padang menyiapkan digitalisasi program Subuh Mubarokah dengan menerapkan teknologi face recognition untuk memantau kehadiran siswa di masjid.

Hal ini disampaikan Wali Kota Fadly Amran saat menutup Gebyar Ramadan 2026 di Masjid Raya Ganting, Sabtu (15/3/2026) malam.

Program ini merupakan bagian dari upaya transformasi kegiatan keagamaan dan kepemudaan yang tengah disiapkan Pemerintah Kota Padang.

Subuh Mubarokah Gunakan Teknologi Face Recognition

Fadly Amran menjelaskan, pemantauan kehadiran siswa dalam program Subuh Mubarokah ke depan tidak lagi menggunakan metode manual.

Sebagai gantinya, sistem akan memanfaatkan teknologi face recognition dengan perangkat tablet yang ditempatkan di setiap masjid.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pemantauan sekaligus mendukung pengelolaan data kehadiran siswa secara lebih terukur.

“Kita ingin pemerintah hadir secara nyata di tengah antusiasme masyarakat. Masjid dan musala harus menjadi tempat anak-anak kita mengasah mentalitas juara, baik melalui penguatan iman maupun aktivitas sosial lainnya,” ujar Fadly.

Skema Penghargaan untuk Siswa

Untuk menjaga konsistensi peserta, Pemko Padang juga menyiapkan skema penghargaan bagi siswa yang disiplin mengikuti program Subuh Mubarokah.

Bantuan tunai bagi siswa yang aktif direncanakan meningkat dua hingga tiga kali lipat pada triwulan mendatang.

Selain itu, siswa yang mampu mempertahankan kehadiran penuh sepanjang tahun disiapkan apresiasi berupa ibadah umrah.

Bagian dari Transformasi Kegiatan Masjid

Digitalisasi program Subuh Mubarokah menjadi bagian dari inisiatif Remaja Masjid Reborn yang mendorong masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah.

Masjid juga diharapkan menjadi pusat pengembangan bakat, aktivitas olahraga, serta literasi digital bagi generasi muda.

Selain penguatan program kepemudaan, Pemko Padang juga berencana melakukan renovasi terhadap Masjid Raya Ganting dengan tetap mempertahankan keaslian arsitektur multietnisnya.

Kawasan masjid tersebut nantinya akan dilengkapi dengan storyboard sejarah untuk memperkuat daya tarik wisata religi di kawasan Kota Tua.

Gebyar Ramadan Diikuti 250 Peserta

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Padang, Jasman, melaporkan bahwa Gebyar Ramadan tahun ini diikuti 250 peserta dari berbagai tingkatan.

Kegiatan yang berlangsung sejak 8 Maret tersebut mempertandingkan sejumlah cabang lomba, di antaranya Dai Cilik, Sari Tilawah tingkat SD dan SMP, Tahfidz, hingga lomba adzan.

“Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedekatan spiritual dengan Al-Qur'an. Seluruh rangkaian berjalan dengan penuh kebersamaan,” ujar Jasman.

Hingga saat ini, program penguatan karakter religius di Kota Padang telah menggerakkan sekitar 60.000 siswa untuk meramaikan masjid setiap subuh.

Jumlah tersebut diharapkan terus bertambah seiring hadirnya berbagai program inovatif yang dikembangkan pemerintah daerah.(*)

Editor : Hendra Efison
#Subuh Mubarokah Padang #digitalisasi masjid Padang #face recognition Subuh Mubarokah