Fadly menegaskan bahwa Idul Fitri merupakan momentum untuk mempererat ukhuwah islamiyah melalui silaturahmi, saling memaafkan, serta membangun kehidupan yang rukun dan harmonis di tengah masyarakat.
Fadly mengajak masyarakat untuk mempertahankan nilai-nilai kebaikan yang telah dibangun selama Ramadhan.
Ia menyampaikan harapan agar seluruh ibadah selama bulan suci dibalas dengan pahala berlipat ganda.
Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran kembali mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan, kesatuan, dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan Kota Padang.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Padang terus mendorong penguatan fungsi masjid dan musala melalui program Smart Surau.
Sepanjang Ramadhan, berbagai program telah digelar, termasuk Pesantren Ramadan yang diikuti sekitar 87.000 siswa di lebih dari 1.100 masjid dan musala, serta kegiatan Safari Ramadan di ratusan lokasi di seluruh Kota Padang.
Fadly menuturkan bahwa seluruh program diarahkan untuk mewujudkan Padang sebagai kota religius dan maju, berlandaskan nilai agama dan budaya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan tugas masih terdapat kekurangan.
Fadly turut mengajak jamaah mendoakan keselamatan dan kemerdekaan bagi warga Palestina.
Kemenag: Perbedaan Penetapan 1 Syawal Merupakan Hal Wajar
Kepala Kementerian Agama Kota Padang, Edy Oktaviandy, menjelaskan bahwa pelaksanaan Idul Fitri tahun ini didasarkan pada hasil sidang isbat pemerintah. Ia menegaskan bahwa perbedaan dalam penetapan 1 Syawal merupakan hal yang wajar dan tidak menjadi persoalan di tengah masyarakat.
Khatib Serukan Pemeliharaan Hubungan Baik dengan Allah dan Sesama
Bertindak sebagai khatib, Muflis Bahar menyampaikan khutbah bertema “Memelihara Hubungan Baik dengan Allah dan Sesama Manusia”.
Ia menyampaikan bahwa kedekatan kepada Allah SWT tidak hanya diwujudkan melalui ibadah wajib, tetapi juga ibadah sunnah seperti salat tahajud.
Muflis mengajak jamaah untuk terus mempertahankan kebiasaan baik selama Ramadhan seperti salat berjamaah dan menyantuni anak yatim.(*)
Editor : Heri Sugiarto