Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Wali Kota Padang Minta Disdikbud Pastikan Tidak Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya

Heri Sugiarto • Minggu, 10 Mei 2026 | 10:03 WIB
Wali Kota Padang memerintahkan Dinas Pendidikan memastikan semua anak mendapatkan akses pendidikan tanpa hambatan biaya.(Foto: Diskominfo)
Wali Kota Padang memerintahkan Dinas Pendidikan memastikan semua anak mendapatkan akses pendidikan tanpa hambatan biaya.(Foto: Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada anak di Kota Padang yang putus sekolah atau kehilangan hak mendapatkan pendidikan layak hanya karena kendala biaya.

Komitmen ini kembali dibuktikan melalui langkah cepat Disdikbud Padang dalam merespons informasi mengenai dua siswa di salah satu Madrasah Aliyah Swasta (MAS) di Kota Padang yang sempat terkendala mengikuti proses belajar-mengajar akibat tunggakan biaya sekolah dan seragam.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Yopi Krislova, menyampaikan bahwa Wali Kota Padang, Fadly Amran, langsung menginstruksikan tim Disdikbud untuk turun ke lapangan.

"Tim dipimpin oleh Sekretaris Disdikbud bersama Kabid SMP untuk memastikan kondisi dua siswa tersebut dan mencari solusi terbaik," ungkap Yopi.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Padang menyerahkan bantuan kepada kedua siswa itu di panti asuhan tempat mereka tinggal.

Penyerahan bantuan disaksikan langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Sumatera Barat, Adel Wahidi, sebagai bentuk transparansi dan pengawasan pelayanan publik, Jumat (8/5/2026).

"Sesuai permintaan kedua siswa tersebut, kita juga mencarikan sekolah baru bagi mereka. Ini bagian dari upaya Pemko Padang untuk memastikan setiap pelajar mendapatkan akses pendidikan yang layak," kata Yopi Krislova, Sabtu (9/5/2026).

Ia menegaskan bahwa langkah ini sesuai dengan Program Unggulan (Progul) Padang Juara dan instruksi Wali Kota Padang.

“Prinsipnya, Pemerintah Kota Padang memastikan tidak ada anak yang tidak sekolah. Bahkan, kita ingin menekan Angka Tidak Sekolah (ATS) hingga titik nol,” ujarnya.

Disdikbud Padang berharap ke depan pihak sekolah dan wali murid dapat lebih proaktif berkomunikasi jika menghadapi kendala finansial, sehingga tidak ada lagi siswa yang terhambat masa depannya hanya karena masalah biaya pendidikan.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#fadly amran #Disdikbud Padang #biaya pendidikan #wali kota padang #anak putus sekolah