Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

3.000 Zak Semen Disalurkan PT Semen Padang untuk Betonisasi Jalan Puncak Labuang di Limau Manis

Hendra Efison • Selasa, 12 Mei 2026 | 15:07 WIB
Kegiatan gotong royong pengecoran Jalan Puncak Labuang di Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan gotong royong pengecoran Jalan Puncak Labuang di Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Minggu (10/5/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM — PT Semen Padang membantu sekitar 3.000 zak semen untuk mendukung betonisasi jalan menuju kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKm) Puncak Labuang di Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat sejak 2023.

Program betonisasi jalan tersebut dikerjakan melalui gotong royong masyarakat hampir setiap akhir pekan.

Hingga Mei 2026, jalan yang telah dibetonisasi mencapai sekitar dua kilometer dengan lebar dua hingga tiga meter dan ketebalan sekitar 13 hingga 14 sentimeter.

Ketua Forum Pemberdayaan Limau Manis, Desi Fitria, mengatakan bantuan semen dari PT Semen Padang sangat membantu masyarakat dalam membuka akses menuju kawasan pertanian warga di Puncak Labuang.

“Seluruh pengerjaan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Namun, perjuangan ini tidak berjalan sendiri. PT Semen Padang turut membantu dengan memberikan bantuan sekitar 3.000 zak semen,” ujar Desi saat ditemui di sela kegiatan gotong royong pengecoran Jalan Puncak Labuang, Minggu (10/5/2026).

Menurut Desi, sebelum jalan dibetonisasi, masyarakat harus menghadapi medan berat dan licin untuk mencapai lahan pertanian mereka.

Bahkan, peladang harus berjalan kaki hingga enam jam untuk menuju ladang, terutama saat musim hujan ketika jalan berubah menjadi kubangan lumpur.

“Tidak sedikit peladang yang terjatuh ketika membawa hasil panen menuju pasar karena kondisi jalan yang berlumpur dan sulit dilalui. Kalau hujan, jalan berubah jadi kubangan lumpur. Membawa hasil panen sangat sulit,” katanya.

Kini, akses menuju kawasan pertanian mulai berubah signifikan. Jalan beton memungkinkan masyarakat menjangkau ladang menggunakan kendaraan roda empat dengan waktu tempuh sekitar 15 hingga 20 menit.

“Sekarang akses sudah jauh lebih mudah. Masyarakat bisa membawa hasil panen dengan cepat dan aman. Ini sangat membantu aktivitas ekonomi warga,” ujar Desi.

Jalan tersebut menjadi akses utama masyarakat menuju lahan pertanian yang ditanami berbagai komoditas unggulan seperti manggis, durian, cengkeh, jeruk, dan kopi.

Sebelum akses diperbaiki, banyak lahan pertanian tidak tergarap karena sulit dijangkau kendaraan.

“Sekarang masyarakat mulai semangat kembali menggarap ladangnya. Kalau dulu banyak lahan yang dibiarkan begitu saja karena aksesnya sulit dilalui kendaraan,” tuturnya.

Selain mendukung pembangunan jalan, PT Semen Padang juga membantu pengembangan kawasan Puncak Labuang sebagai destinasi agrowisata melalui pembangunan fasilitas penunjang seperti kamar mandi, toilet area perkemahan, dan gazebo pengunjung.

Desi menilai kawasan Puncak Labuang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan pertanian dan wisata alam yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Limau Manis.

“Masih banyak potensi yang bisa dikembangkan di sini. Selain pertanian, ada juga kawasan camp dan wisata alam yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Perbaikan akses jalan tersebut kini mulai mendorong produktivitas pertanian warga dan membuka peluang pengembangan agrowisata di kawasan Puncak Labuang, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat secara berkelanjutan.(*)

Editor : Hendra Efison
#betonisasi jalan Puncak Labuang #bantuan 3.000 zak semen #pt semen padang #Limau Manis Padang #HKm Puncak Labuang