PADEK.JAWAPOS.COM – PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat pengawasan keselamatan operasional kereta api melalui pemeriksaan detail dan perawatan intensif sarana serta prasarana.
Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap potensi gangguan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, longsor, hingga pergerakan tanah di sejumlah titik rawan jalur kereta api di Sumatera Barat.
Kegiatan tersebut diwujudkan melalui pemeriksaan detail serentak Safety Critical Personnel (SCP) prasarana yang melibatkan jajaran manajemen dan petugas teknis.
Baca Juga: Kota Pariaman Ajukan Tambahan Bus Sekolah ke Kemenhub, Saat Ini Baru Miliki 9 Unit
Pemeriksaan mencakup berbagai komponen vital, mulai dari kondisi rel, bantalan, ballast, sambungan rel, hingga geometri jalur.
Selain itu, turut diperiksa jembatan, terowongan, wesel, serta sistem persinyalan untuk memastikan seluruh perangkat berfungsi optimal.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan kondisi geografis Sumbar yang rawan pergerakan tanah menjadi perhatian khusus, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Baca Juga: DPRD Desak Pemda Tetapkan Tanggap Darurat usai Longsor Isolasi Warga Situjuah
“Petugas secara rutin melakukan inspeksi dan pemetaan prioritas perawatan untuk memastikan jalur tetap aman dilalui kereta api,” ujarnya.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak beraktivitas di sekitar rel dan segera melaporkan potensi gangguan.
Menurutnya, sinergi antara petugas dan masyarakat sangat penting dalam menjaga kelancaran operasional, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Kami berkomitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api melalui langkah preventif yang dilakukan secara konsisten,” tutupnya.(*)
Editor : Hendra Efison