Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Yudi Indra Syani Resmi Kadishub Padang, Fadly Amran Minta Atasi Macet dan Parkir Liar

Heri Sugiarto • Rabu, 13 Mei 2026 | 14:28 WIB
Wali Kota Padang Fadly Amran sertijab Kadishub pada apel sertijab di Kantor Dishub Kota Padang, Rabu (13/5/2026).(Foto: Prokopim)
Wali Kota Padang Fadly Amran sertijab Kadishub pada apel di Kantor Dishub Kota Padang, Rabu (13/5/2026).(Foto: Prokopim)

PADEK.JAWAPOS.COM-Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin apel serah terima jabatan (sertijab) Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang di halaman Kantor Dishub Kota Padang, Rabu pagi (13/5/2026).

Dalam prosesi tersebut, Bendera Pataka diserahkan dari pejabat sebelumnya, Ances Kurniawan, kepada wali kota untuk kemudian diberikan kepada pejabat baru, Yudi Indra Syani.

Yudi resmi memimpin Dinas Perhubungan Kota Padang setelah dilantik dalam rotasi pejabat pimpinan tinggi pratama pekan lalu.

Yudi sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang. Sedangkan Ances Kurniawan kini mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang setelah hampir tiga tahun memimpin Dishub.

Fadly Amran menyampaikan penghargaan atas kontribusi Ances Kurniawan selama memimpin Dishub. Ia menilai performa Dinas Perhubungan Kota Padang menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir.

“Alhamdulillah, kinerja Dinas Perhubungan Kota Padang berkembang ke arah yang lebih baik. Itu juga berkat dorongan dan kepemimpinan Pak Ances Kurniawan,” ujar Fadly.

Menurutnya, Dinas Perhubungan memegang peranan strategis dalam pelayanan publik, terutama terkait lalu lintas dan angkutan jalan.

Karena itu, ia berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat pelayanan sekaligus mendukung Program Unggulan Padang Amanah dan Padang Rancak.

Pada kesempatan tersebut, Fadly memberikan sejumlah arahan khusus yang harus segera menjadi fokus Kadishub baru. Tiga pekerjaan rumah utama menjadi sorotan utama, yakni penanganan kemacetan melalui rekayasa lalu lintas yang lebih strategis dan profesional.

Selanjutnya, penertiban terminal bayangan, terutama dengan memaksimalkan keberadaan Terminal Anak Air yang telah dibangun pemerintah pusat.

Terpenting lagi, wali kota juga meminta untuk mengatasi parkir liar yang sering dikeluhkan masyarakat dan wisatawan serta percepatan digitalisasi sistem parkir resmi.

Fadly menekankan bahwa keberadaan terminal resmi dan teknologi transportasi yang modern harus dimanfaatkan semaksimal mungkin demi ketertiban kota.

“Pertama, Padang anti macet. Saya minta dilakukan rekayasa lalu lintas secara strategis dan profesional. Kemudian terminal-terminal bayangan harus ditertibkan… manfaatkan Terminal Anak Air secara optimal,” tegasnya.

Ia juga menyoroti praktik pungutan liar dan parkir ilegal yang masih dikeluhkan masyarakat. “Parkir liar harus ditertibkan. Jika memang dibutuhkan masyarakat, legalkan dan tata dengan baik. Namun jika ilegal dan meresahkan, tindak tegas,” lanjutnya.

Fadly menegaskan pentingnya profesionalisme, transparansi, dan ketegasan seluruh jajaran Dishub dalam menciptakan layanan transportasi yang aman, tertib, dan nyaman. Ia meminta agar setiap kebijakan di lapangan dijalankan konsisten dan berorientasi pada kebutuhan publik.

Sertijab tersebut turut dihadiri Kadishub Provinsi Sumbar Dedy Diantolani, Kepala Kanwil Jasa Raharja Sumbar Teguh Afrianto, Dandenpom I/4 Padang Binson Simbolon, unsur Forkopimda, TPP Kota Padang, sejumlah kepala OPD, serta mantan Kadishub Kota Padang Firdaus Ilyas.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Kadishub Kota Padang #Kemacetan Kota Padang Parkir liar Padang #Yudi Indra Syani #fadly amran