Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kemnaker Buka Jalan Bagi Ribuan Anak Muda di Padang Kuasai Keterampilan AI

Heri Sugiarto • Jumat, 15 Mei 2026 | 10:53 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat meresmikan sumur bor di Masjid Raya Balai Gadang, Kota Padang.(Foto: Humas Kemnaker)
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat meresmikan sumur bor di Masjid Raya Balai Gadang, Kota Padang.(Foto: Humas Kemnaker)

PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah mulai serius memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial untuk mencetak tenaga kerja yang lebih kompetitif. Melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), sebanyak 3.100 pemuda di Kota Padang, Sumatera Barat bakal mendapat pelatihan digital berbasis AI sebagai bekal menghadapi persaingan kerja yang makin ketat.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyatakan bahwa langkah ini juga dilalukan guna mendukung percepatan pemulihan ekonomi. 

Para peserta nantinya akan memperoleh akses pelatihan digital AI yang menyediakan berbagai materi pengembangan kompetensi, mulai dari pengembangan diri, kewirausahaan, hingga keterampilan nonteknis dan keterampilan lainnya.

“Kalau 3.100 kurang, bisa diminta tambahan. Tapi habiskan dulu kuota pelatihannya sebanyak 3.100. Saya ingin anak-anak muda kita punya keterampilan, punya skill, punya kompetensi untuk bisa bersaing,” ujar Yassierli saat meresmikan sumur bor di Masjid Raya Balai Gadang, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (14/5/2026).

Yassierli menambahkan, kuota awal sebanyak 3.100 peserta tersebut merupakan tahap pertama penerima akses pelatihan digital berbasis AI yang disiapkan Kemnaker.

Program ini diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing di dunia kerja.

Pada kesempatan tersebut, Yassierli juga menyampaikan bahwa saat Sumatera Barat dilanda banjir dan tanah longsor, Kemnaker bergerak cepat dengan menghadirkan posko layanan bagi masyarakat di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang selama tiga bulan.

Selain layanan darurat, Kemnaker juga menyalurkan berbagai program pemulihan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat senilai Rp30,3 miliar.

Bantuan tersebut diwujudkan dalam sejumlah program ketenagakerjaan, seperti program Padat Karya dan program Tenaga Kerja Mandiri (TKM).(*)

Editor : Heri Sugiarto
#pelatihan digital berbasis AI #pelatihan AI #pelatihan pemuda Padang #peningkatan kompetensi tenaga kerja #kemnaker