LIMAU MANIS, PADEK.JAWAPOS.COM – Warga kawasan Limaumanis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, digegerkan dengan penemuan seorang pria muda asal Tanahdatar yang ditemukan meninggal dunia diduga gantung diri di lahan perkebunan pohon karet milik Universitas Andalas (Unand), Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 12.41 WIB.
Korban diketahui berinisial MNP (25), yang sehari-hari bekerja sebagai Office Boy (OB) di Fakultas Kedokteran Unand. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan warga Jorong Koto Gantiang, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanahdatar.
Selain bekerja di lingkungan kampus, korban diketahui tinggal di kawasan Musala Fastabiqul Khairat, RT 02/02, Limaumanis, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Kapolsek Pauh AKP Edi Harto menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika korban menghubungi kakak kandungnya yang berada di Medan sekitar pukul 12.00 WIB melalui telepon genggam pribadinya.
Baca Juga: Kebakaran di Bukittinggi Hanguskan Rumah Semi Permanen, Lansia 65 Tahun Tewas
“Korban menelepon kakak kandungnya berinisial N yang berada di Medan. Setelah menerima kabar itu, saudara N kemudian meminta bantuan pencarian kepada keluarganya di Padang,” ujar AKP Edi Harto, Kamis (28/5/2026).
Korban Ditemukan di Kawasan Perkebunan Karet
Informasi dari keluarga korban kemudian diteruskan kepada sejumlah kerabat di Kota Padang untuk melakukan pencarian di kawasan hutan biologis Unand sesuai petunjuk lokasi yang diterima.
Seorang pria berinisial I bersama rekannya berinisial W kemudian menuju kawasan perkebunan tersebut. Dalam perjalanan menuju lokasi, keduanya menemukan sepeda motor milik korban terparkir di tepi jalan sekitar area perkebunan.
Tak jauh dari lokasi kendaraan ditemukan, keduanya melihat sosok pria tergantung di batang pohon karet. Temuan itu langsung dilaporkan kepada petugas keamanan Universitas Andalas sebelum diteruskan ke Polsek Pauh.
Baca Juga: BRI Group Salurkan 5.000 Hewan Kurban pada Idul Adha 2026, Jangkau Berbagai Daerah di Indonesia
Mendapat laporan tersebut, personel piket dan pengawas Polsek Pauh segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim Identifikasi Polresta Padang untuk melakukan proses evakuasi dan olah TKP.
“Sekira pukul 13.00 WIB, korban berhasil dievakuasi dan ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tergantung menggunakan tali pada batang pohon,” terang AKP Edi Harto.
Polisi Periksa Saksi dan Amankan Barang Bukti
Dalam penanganan kasus tersebut, pihak kepolisian telah memeriksa sedikitnya empat orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Para saksi masing-masing berinisial F (65), G (43), A (46), dan N (44).
Selain memeriksa saksi, petugas juga melakukan pemasangan garis polisi, dokumentasi lokasi kejadian, serta koordinasi dengan Tim Identifikasi Polresta Padang guna mendalami penyebab pasti kematian korban.
Baca Juga: Barcelona Sepakat Rekrut Anthony Gordon, Tes Medis Segera Digelar Usai Deal £69,3 Juta
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi BA 3834 NAD yang diduga milik korban.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar untuk proses penanganan lebih lanjut. Hingga Kamis sore, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.
Peristiwa ini sempat mengundang perhatian warga sekitar karena lokasi penemuan berada di kawasan perkebunan yang cukup sepi dan jauh dari permukiman masyarakat.(*)
Editor : Hendra Efison