Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Padang Bidik Predikat Swasti Saba Wistara 2027, Fadly Amran Minta Seluruh OPD Perkuat Kolaborasi

Heri Sugiarto • Selasa, 2 Juni 2026 | 13:22 WIB
Wali Kota Padang Fadly Amran Rapat Persiapan Penilaian Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2027 yang digelar di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Selasa (2/6/2026).(Foto: Diskominfo)
Wali Kota Padang Fadly Amran Rapat Persiapan Penilaian Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2027 yang digelar di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Selasa (2/6/2026).(Foto: Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kota (Pemko) Padang mulai mempersiapkan diri menghadapi Penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2027 dengan target meraih predikat tertinggi nasional, yakni Swasti Saba Wistara atau kategori emas.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Persiapan Penilaian Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2027 yang digelar di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Selasa (2/6/2026).

Rapat dipimpin Wali Kota Padang Fadly Amran dan dihadiri Kepala Bappeda Kota Padang sekaligus Ketua Pembina Forum Kota Sehat (FKS) Kota Padang Swesti Fanloni, Ketua FKS Kota Padang Rukayah Anwar, kepala OPD terkait, camat se-Kota Padang, pengurus FKS, serta narasumber dari Universitas Andalas, Prof. Asrinaldi dan Andri Rusta, S.IP., M.PP.

Padang Targetkan Predikat Kota Sehat Tertinggi Nasional

Fadly Amran menegaskan bahwa program Kota Sehat merupakan bagian penting dari visi pembangunan Kota Padang menuju kota yang maju, nyaman, dan berdaya saing.

Setelah berhasil meraih predikat Swasti Saba Wiwerda (kategori perak) pada penilaian tahun 2025, Pemko Padang kini menargetkan peningkatan capaian menjadi Swasti Saba Wistara pada 2027.

"Kota Sehat adalah bagian dari visi kejayaan Kota Padang. Karena itu, kami menargetkan Padang meraih predikat Kota Sehat terbaik nasional pada 2027," ujar Fadly Amran.

Menurutnya, pencapaian tersebut membutuhkan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, Forum Kota Sehat, pemerintah kecamatan, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat.

Evaluasi Menyeluruh Dilakukan Sejak Dini

Fadly menekankan seluruh indikator penilaian harus menjadi perhatian bersama agar berbagai kekurangan yang ditemukan pada penilaian sebelumnya dapat segera diperbaiki.

Ia meminta seluruh perangkat daerah bekerja lebih terstruktur, terukur, dan masif dalam memenuhi setiap indikator yang menjadi syarat penilaian.

"Seluruh indikator penilaian harus menjadi perhatian khusus kita bersama. Evaluasi menyeluruh harus dilakukan terhadap hasil penilaian sebelumnya, sehingga kita dapat memastikan setiap kekurangan dapat diperbaiki sejak sekarang," tegasnya.

Ada 9 Tatanan dan 136 Indikator Penilaian

Kepala Bappeda Kota Padang sekaligus Ketua Pembina FKS Kota Padang, Swesti Fanloni, menjelaskan bahwa Kota Padang berhasil meraih nilai tertinggi di Sumatera Barat pada penilaian Kota Sehat 2025.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah indikator yang perlu diperkuat agar mampu mencapai predikat Swasti Saba Wistara pada 2027.

Menurut Swesti, dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat terdapat sembilan tatanan dan 136 indikator yang harus dipenuhi secara optimal.

Kesembilan tatanan tersebut meliputi kehidupan masyarakat sehat mandiri, permukiman dan fasilitas umum sehat, sekolah sehat, pasar sehat dan pariwisata sehat, industri dan perkantoran sehat, transportasi dan tertib lalu lintas, perlindungan sosial, serta penanggulangan bencana.

"Sesuai arahan Bapak Wali Kota, tujuan utama program KKS ini bukan semata-mata meraih penghargaan, tetapi bagaimana menciptakan lingkungan kota yang bersih, sehat, nyaman, dan layak huni bagi seluruh masyarakat," kata Swesti.

Pemko Padang Mulai Siapkan Data Dukung Penilaian

Sebagai langkah awal, Pemko Padang mulai menyiapkan evidence atau data dukung tahun 2026 yang akan menjadi baseline penilaian pada 2027.

Seluruh OPD diminta melengkapi dokumen pendukung sesuai kewenangan masing-masing sekaligus meningkatkan kualitas dokumentasi dan pelaporan kegiatan.

Selain itu, penguatan kelembagaan Forum Kota Sehat hingga tingkat kecamatan dan kelurahan juga menjadi fokus persiapan dalam menghadapi proses verifikasi mendatang.

Penginputan Data Sudah Dimulai Melalui SiPantas

Ketua FKS Kota Padang, Rukayah Anwar, mengungkapkan bahwa tahapan penilaian KKS 2027 sebenarnya telah dimulai melalui proses penginputan data pada aplikasi Sistem Informasi Pantauan Kota Sehat (SiPantas).

FKS bersama seluruh OPD terkait akan melakukan pendampingan dan evaluasi secara intensif agar seluruh indikator serta dokumen pendukung dapat terpenuhi sebelum proses verifikasi nasional berlangsung.

"Kami optimistis Kota Padang dapat meningkatkan predikat dari Swasti Saba Wiwerda menjadi Swasti Saba Wistara pada 2027. Sehingga dengan itu Padang menjadi salah satu kota sehat terbaik di Indonesia," ujar Rukayah.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Kota Sehat Padang 2027 #Forum Kota Sehat Padang #Penilaian KKS 2027 #fadly amran #Swasti Saba Wistara