Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Rumah dan Depot Air Terbakar di Padang Utara, 8 Warga Mengungsi dan Rugi Rp800 Juta

Randi Zulfahli • Selasa, 9 Juni 2026 | 17:29 WIB
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang berupaya memadamkan api yang membakar rumah tinggal, depot air, dan warung kelontong di Komplek Vila Raya Indah, Alai Parak Kopi, Padang Utara, Selasa (9/6/2026).
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang berupaya memadamkan api yang membakar rumah tinggal, depot air, dan warung kelontong di Komplek Vila Raya Indah, Alai Parak Kopi, Padang Utara, Selasa (9/6/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM– Kebakaran Padang Utara menghanguskan satu unit rumah tinggal beserta depot air dan warung kelontong di Komplek Vila Raya Indah Blok C2, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Selasa (9/6/2026) siang. Insiden tersebut menyebabkan satu warga lanjut usia mengalami luka-luka dan menimbulkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp800 juta.

Peristiwa itu juga memaksa delapan warga dari tiga kepala keluarga meninggalkan tempat tinggal mereka untuk sementara waktu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo, mengatakan laporan kebakaran masuk pada pukul 14.10 WIB. Petugas langsung bergerak satu menit kemudian dari Markas Komando 113 menuju lokasi yang berjarak sekitar 1,8 kilometer.

Sebanyak delapan unit armada dan 90 personel diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api yang berpotensi meluas ke permukiman sekitar. Petugas tiba di lokasi pada pukul 14.16 WIB dan berhasil menyelesaikan proses pemadaman sekitar pukul 15.08 WIB.

Baca Juga: Transfer Denzel Dumfries ke Real Madrid Rampung, Kontrak hingga 2030

“Begitu laporan masuk, unit langsung bergerak menuju lokasi. Prioritas kami memastikan api tidak merembet ke bangunan lain yang berada di kawasan padat penduduk,” kata Sutopo.

Api Diduga Berasal dari Dapur Rumah

Korban luka dalam kejadian itu tercatat atas nama A Basli Sikumbang, 82 tahun, yang berprofesi sebagai pedagang. Lansia tersebut mengalami luka saat kebakaran berlangsung dan mendapatkan penanganan setelah kejadian.

Sementara itu, bangunan yang terbakar diketahui milik Haryansyah, 44 tahun, seorang wiraswasta. Kebakaran melalap rumah tinggal sekaligus usaha depot air dan warung yang berada dalam satu lokasi.

Berdasarkan keterangan saksi mata bernama Andri, 62 tahun, api pertama kali terlihat dari area dapur rumah. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menjalar ke bagian bangunan lainnya.

Baca Juga: Longboat Penjemput Pasien Terbalik di Mentawai, Korban Hilang Ditemukan Meninggal Setelah 21 Jam Pencarian

Akibatnya, bangunan seluas sekitar 20 x 10 meter persegi itu tidak dapat diselamatkan. Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.

Damkar Selamatkan Aset Rp1,2 Miliar

Lokasi kejadian yang berada di lingkungan padat hunian menjadi tantangan tersendiri bagi petugas pemadam. Jalan menuju titik kebakaran relatif sempit, sementara banyak warga berdatangan untuk menyaksikan proses pemadaman.

Kondisi tersebut sempat menghambat mobilitas armada saat melakukan suplai air dan penempatan peralatan pemadaman. Namun koordinasi yang cepat membuat api berhasil dikendalikan sebelum menjalar lebih luas.

Data Dinas Damkar Kota Padang mencatat sedikitnya 10 bangunan di sekitar lokasi berada dalam ancaman apabila api tidak segera dipadamkan. Area berisiko mencapai sekitar 50 x 50 meter persegi.

Selain menekan dampak kebakaran, petugas juga berhasil menyelamatkan aset bernilai sekitar Rp1,2 miliar dari jangkauan api. Nilai tersebut lebih besar dibandingkan kerugian yang timbul akibat kebakaran.

Keberhasilan mengendalikan api dalam waktu kurang dari satu jam dinilai menjadi faktor penting yang mencegah kerusakan lebih luas di kawasan permukiman tersebut.

Baca Juga: Space by KAI Sumbar, 8 Fitur Digital Permudah Investor Akses Aset Strategis di Padang

Warga Diimbau Manfaatkan Layanan Darurat 112

Pemerintah Kota Padang mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian darurat yang berpotensi membahayakan keselamatan warga. Respons cepat dinilai menjadi kunci untuk meminimalkan dampak kebakaran maupun bencana lainnya.

Masyarakat dapat menghubungi layanan Call Center Padang Sigap melalui nomor 112 yang beroperasi selama 24 jam. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk pelaporan kebakaran, kecelakaan, maupun kondisi darurat lainnya yang membutuhkan penanganan segera.

Sementara itu, petugas masih mengumpulkan informasi terkait sumber api guna memastikan penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah, depot air, dan warung di Alai Parak Kopi tersebut. Hingga proses penyelidikan selesai, warga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal masing-masing.(*)

Editor : Hendra Efison
#kebakaran Padang Utara #kebakaran Alai Parak Kopi #lansia terluka kebakaran #Damkar Padang #rumah terbakar Padang