Muhammad Alkhalifi Hakim Jadi Wali Kota Cilik Padang 2026, Bangkit dari Kegagalan Lewat Kampanye Kota Ramah Anak

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 15:12 WIB
Wali Kota Cilik Padang 2026, Muhammad Alkhalifi Hakim, siswa SMPN 11 Padang.(Foto: Diskominfo)
Wali Kota Cilik Padang 2026, Muhammad Alkhalifi Hakim, siswa SMPN 11 Padang.(Foto: Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM – Muhammad Alkhalifi Hakim, siswa SMP Negeri 11 Padang, berhasil mengharumkan nama sekolah setelah terpilih sebagai Wali Kota Cilik Kota Padang Tahun 2026. Prestasi tersebut diraih setelah ia melewati tiga tahapan seleksi, yakni perkenalan diri dan pemaparan visi-misi, unjuk minat dan bakat, serta sesi tanya jawab.

Saat ditemui di SMP Negeri 11 Padang, Rabu (29/7/2026), Alkhalifi mengaku bersyukur sekaligus bangga atas pencapaian yang diraihnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, doa, serta dukungan dari keluarga, guru, kakak tingkat, dan teman-temannya selama mengikuti seluruh rangkaian seleksi.

"Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, doa, dan dukungan semua pihak yang terus memberikan semangat selama proses seleksi," ungkap Alkhalifi.

Perjalanan menuju gelar Wali Kota Cilik 2026 tidak diraihnya dengan mudah. Tahun sebelumnya, Alkhalifi sempat mengikuti seleksi yang sama, namun gagal menembus tujuh besar.

Pengalaman tersebut justru menjadi motivasi untuk terus memperbaiki kemampuan hingga akhirnya berhasil meraih prestasi tertinggi pada tahun ini.

Pada tahap unjuk minat dan bakat, Alkhalifi membawakan monolog yang mengangkat kisah seorang anak korban perundungan (bullying).

Penampilannya yang dipadukan dengan kemampuan berbicara di depan umum menjadi salah satu keunggulan yang mengantarkannya meraih predikat Wali Kota Cilik Kota Padang 2026.

Sementara itu, saat memaparkan visi dan misi, Alkhalifi mengusung gagasan mewujudkan Kota Padang sebagai kota layak anak yang aman, ramah, berbudaya, dan bebas dari perundungan melalui gerakan Rancak.

Gerakan tersebut terdiri atas tiga program utama, yakni Teman Rancak untuk menumbuhkan kepedulian antaranak, Suara Anak Rancak sebagai ruang aman bagi anak menyampaikan aspirasi, serta Rancak Basamo Budaya yang mengajak generasi muda melestarikan nilai-nilai Sumbang Duo Baleh, khususnya sumbang kato, sumbang bagaua, dan sumbang berpakaian.

Selain aktif sebagai pelajar, Alkhalifi terlibat dalam berbagai kegiatan di sekolah maupun lingkungan tempat tinggalnya. Ia mengikuti organisasi sekolah, kegiatan keagamaan, olahraga karate, hingga aktivitas sosial kemasyarakatan yang menurutnya ikut membentuk rasa percaya diri dan jiwa kepemimpinan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang yang telah memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi melalui ajang Wali Kota Cilik.

Ucapan terima kasih turut disampaikannya kepada kedua orang tua, keluarga besar SMP Negeri 11 Padang, serta seluruh pihak yang memberikan doa, dukungan, dan motivasi selama proses seleksi.

Kepala SMP Negeri 11 Padang, Arna Fera, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh sekolah.

SMP Negeri 11 Padang telah beberapa kali mengikuti ajang Wali Kota Cilik sebagai bagian dari upaya membangun karakter dan kepemimpinan peserta didik.

Ia menjelaskan, Alkhalifi juga pernah mengikuti seleksi pada tahun sebelumnya, namun belum berhasil meraih hasil terbaik. Pengalaman itu kemudian menjadi bahan evaluasi bagi sekolah untuk meningkatkan pembinaan sehingga mampu menghasilkan prestasi pada tahun ini.

"Kakak-kakaknya yang sudah lebih dulu berpengalaman memberi pendampingan kepada adik-adiknya, didampingi pula oleh guru pendamping," ujar Arna Fera.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan orang tua selama proses pembinaan.

"Tanpa adanya kerja sama dengan orang tua, tentu tidak mudah untuk meraih penghargaan Wali Kota Cilik ini," katanya.

Bagi Alkhalifi, gelar Wali Kota Cilik bukan sekadar prestasi pribadi, tetapi juga menjadi amanah untuk menyuarakan hak-hak anak agar tumbuh di lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan mereka.

"Harapan saya untuk anak-anak Kota Padang ke depannya, semoga tidak ada lagi anak yang takut untuk ke sekolah, semoga tidak ada lagi anak yang kehilangan harapannya, dan semoga tidak ada lagi yang takut untuk berbicara. Karena setiap anak berhak mendapatkan haknya, hak untuk didengar, dihargai, dan tumbuh dalam dukungan yang bahagia," ungkapnya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
Wali Kota Cilik Padang 2026 Muhammad Alkhalifi Hakim Kota Layak Anak Padang Anti-bullying Padang SMPN 11 Padang