Rumah Kosong Ditinggal Melayat, 3 Petak Rumah di Pauh Padang Ludes Terbakar

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 12:15 WIB
Petugas Dinas Damkar Kota Padang memadamkan api yang menghanguskan tiga petak rumah warga di Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sabtu (1/8/2026). (Dinas Damkar Padang)
Petugas Dinas Damkar Kota Padang memadamkan api yang menghanguskan tiga petak rumah warga di Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sabtu (1/8/2026). (Dinas Damkar Padang)

PADEK.JAWAPOS.COM–Tiga petak rumah warga di Jalan Binuang Kampung Dalam, RT 02/RW 05, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang, ludes terbakar saat ditinggal penghuninya melayat, Sabtu (1/8/2026). Kebakaran tersebut berdampak pada tiga kepala keluarga dengan total 12 jiwa dan menyebabkan kerugian material sekitar Rp200 juta.

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang mengerahkan lima unit armada dan 65 personel untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas menerima laporan pada pukul 08.08 WIB dan tiba di lokasi delapan menit kemudian.

Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo, mengatakan proses pemadaman dan penanganan di lokasi selesai pada pukul 09.12 WIB.

“Begitu laporan masuk, tim langsung kami berangkatkan. Namun akses menuju lokasi cukup menyulitkan karena berada di tengah area persawahan, sehingga armada pemadam tidak bisa langsung merapat ke titik api,” kata Sutopo.

Api Membesar Saat Rumah Ditinggal Melayat

Kebakaran bermula ketika saksi melihat api besar berkobar dari rumah warga yang berada di tengah area persawahan Binuang Kampung Dalam.

Saat kejadian, rumah tersebut dalam kondisi kosong karena seluruh penghuninya tengah melayat untuk mengantarkan jenazah orang tua mereka ke pemakaman.

Tidak adanya penghuni membuat api diketahui setelah membesar. Kondisi tersebut diperparah akses menuju lokasi yang sempit dan sulit dilalui kendaraan pemadam.

Selain berada di tengah persawahan, jalan menuju lokasi juga terhalang tenda hajatan atau baralek serta sedimen tanah yang menumpuk di sisi jalan. Saksi kemudian menghubungi Damkar Kota Padang untuk meminta bantuan.

Tiga petak bangunan masing-masing dengan luas sekitar 4x7 meter persegi mengalami kerusakan berat.

Bangunan tersebut diketahui milik Redmidawati (40), Iyul (40), dan Permawelis (40), yang sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga.

Satu Rumah Berhasil Diselamatkan

Sutopo mengatakan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kebakaran tersebut. Namun, kerugian material akibat tiga bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai Rp200 juta.

Petugas juga berhasil menyelamatkan satu bangunan rumah warga lainnya yang berada di area terdampak.

Nilai bangunan dan barang yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp70 juta, sementara luas area yang berpotensi terdampak diperkirakan 20x10 meter persegi.

Saksi yang pertama kali melihat dan melaporkan kebakaran adalah Syafril (51), Ketua RT setempat yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas. Selain personel Damkar Kota Padang, pihak kelurahan turut hadir membantu penanganan di lokasi.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak berwenang. Sutopo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika meninggalkan rumah dalam kondisi kosong dalam waktu lama.

“Kami berharap warga bisa lebih waspada, terutama bila hendak meninggalkan rumah kosong dalam waktu lama,” tutup Sutopo.(*)

Editor : Hendra Efison
kebakaran rumah Padang kebakaran Pauh Padang Binuang Kampung Dalam Damkar Kota Padang rumah terbakar