PADEK.JAWAPOS.COM— Petugas pemadam kebakaran berjibaku menjinakkan kobaran api yang melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Piai Nomor 5, RT 02 RW 06, Kelurahan Piai Tanah Sirah, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Senin malam (31/8/2026).
Kondisi jalan utama yang cukup sempit dan ramainya warga yang memadati lokasi menjadi tantangan bagi petugas dalam melakukan penanganan. Kebakaran tersebut akhirnya dapat ditangani hingga lokasi dinyatakan aman sekitar 75 menit setelah laporan diterima.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya pada pukul 19.35 WIB.
Satu menit setelah laporan diterima, armada pemadam langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi pada pukul 19.46 WIB. Jarak lokasi kejadian dari markas Damkar sekitar 8 kilometer.
"Saksi mata di lokasi melihat kobaran api beserta bubungan asap tebal membubung dari salah satu rumah warga di kawasan Piai. Saksi kemudian dengan sigap melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang untuk penanganan lebih lanjut," ujar Rinaldi.
Saksi yang pertama kali melihat kepulan asap tersebut diketahui bernama Benny Faisal (41), seorang karyawan swasta setempat.
Setibanya di lokasi, petugas menghadapi kondisi permukiman yang padat dengan akses jalan utama yang cukup sempit. Kerumunan warga di sekitar lokasi juga menjadi tantangan dalam proses pemadaman.
Sebanyak sembilan unit armada dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Armada terdiri atas tujuh unit Damkar Kota Padang, satu unit armada Damkar Semen Padang, serta satu unit ambulans Palang Merah Indonesia (PMI).
Sebanyak 140 personel gabungan turut diterjunkan dalam operasi pemadaman. Penanganan juga melibatkan Camat Lubuk Begalung, lurah setempat, petugas PLN, personel TNI dan Polri, serta Kelompok Siaga Bencana (KSB).
Kebakaran menghanguskan dua petak bangunan rumah dengan luas area terdampak sekitar 25 x 20 meter. Bangunan tersebut terdiri atas satu bangunan permanen dan satu bangunan semi-permanen.
Rumah yang terbakar merupakan milik Yuli Indriani (46), seorang PNS, dan Muhammad Hafids (39), karyawan swasta. Selain bangunan, dua sepeda motor matic turut mengalami rusak berat.
Petugas menyelesaikan penanganan dan memastikan lokasi aman pada pukul 20.50 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut dan dua kepala keluarga yang terdampak dilaporkan selamat.
Di tengah kobaran api, petugas juga berhasil mengisolasi api agar tidak meluas ke area sekitar. Damkar mencatat area seluas 700 meter persegi serta dua bangunan di sekitar lokasi berhasil diselamatkan, dengan potensi nilai aset mencapai sekitar Rp1 miliar.
Sementara itu, total kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp800 juta. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (cc1)
Editor : Hendra Efison