Dapat Kaki Palsu dari UPZ Baznas Semen Padang, Rahma Kembali Produktif

Hendra Efison • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 11:36 WIB
Bantuan kaki palsu UPZ BAZNAS Semen Padang membuat Rahma kembali berjalan, naik motor, berjualan ayam, dan membantu ekonomi keluarganya secara mandiri.
Bantuan kaki palsu UPZ BAZNAS Semen Padang membuat Rahma kembali berjalan, naik motor, berjualan ayam, dan membantu ekonomi keluarganya secara mandiri.

PADEK.JAWAPOS.COM — Bantuan kaki palsu yang disalurkan UPZ Baznas Semen Padang kepada Rahma Hatta tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan alat bantu. Setelah mendapat bantuan tersebut, warga Kampung Dalam, Kelurahan Binuang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, itu kembali menjalankan aktivitas secara lebih mandiri dan produktif.

Rahma kehilangan kaki kiri akibat kecelakaan pada 2017. Selama bertahun-tahun, ia mengandalkan tongkat untuk berpindah dan melakukan aktivitas sehari-hari.

Kondisi ekonomi keluarga turut menjadi kendala untuk mendapatkan alat bantu yang lebih memadai. Suaminya bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan yang tidak tetap.

Kesempatan memperoleh kaki palsu datang setelah Rahma mengetahui informasi bantuan melalui media sosial. Ia kemudian mengajukan permohonan ke UPZ Baznas Semen Padang.

Tim UPZ menindaklanjuti pengajuan tersebut dengan melakukan kunjungan dan asesmen ke kediaman Rahma. Setelah melalui proses tersebut, bantuan kaki palsu akhirnya dapat direalisasikan.

Bantuan Membuka Kembali Ruang Produktivitas

Dampak bantuan tersebut kini terlihat dari aktivitas Rahma. Ia sudah dapat berjalan dengan lebih baik, mengendarai sepeda motor, dan kembali berjualan ayam.

“Saya sudah bisa berjalan kembali dengan baik. Saya juga sudah bisa mengendarai sepeda motor dan kembali berjualan ayam,” ujar Rahma, Senin (31/8/2026).

Manajer UPZ Baznas Semen Padang, Akmal, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari program kesehatan dan biaya kemanusiaan.

Menurutnya, penyaluran dana zakat tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan penerima manfaat, tetapi diupayakan memberikan dampak yang lebih luas terhadap kualitas hidup mereka.

“Melalui penyaluran dana zakat ini, kami berharap kualitas hidup Bu Rahmah dapat meningkat secara optimal. Semoga beliau dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih maksimal dan penuh keberkahan,” ujar Akmal.

Zakat Tidak Berhenti pada Bantuan

Dalam kasus Rahma, bantuan kaki palsu memberikan manfaat yang melampaui kebutuhan mobilitas. Kemampuan berjalan kembali membuatnya dapat menjalankan aktivitas yang lebih luas, termasuk membantu ekonomi keluarga melalui berjualan ayam.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengapresiasi langkah UPZ Baznas Semen Padang dalam menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Win, bantuan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan dana zakat dapat menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat.

“Kami mengapresiasi UPZ Baznas Semen Padang yang terus menghadirkan manfaat nyata melalui penyaluran dana zakat,” ujar Win.

Ia menilai bantuan seperti kaki palsu memiliki nilai kemanusiaan karena dapat memberikan kesempatan bagi penerima manfaat untuk kembali beraktivitas dan meningkatkan kualitas hidup.

Bagi Rahma, manfaat itu kini dirasakan secara langsung. Dari sebelumnya bergantung pada tongkat, ia kembali berjalan, mengendarai sepeda motor, dan berjualan ayam.

Kondisi tersebut memperlihatkan bagaimana bantuan yang tepat sasaran dapat membuka kembali ruang kemandirian dan produktivitas penerima manfaat.(*)

Editor : Hendra Efison
Rahma Hatta zakat UPZ BAZNAS bantuan kaki palsu pemberdayaan zakat Baznas Semen Padang