PADEK.JAWAPOS.COM — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Barat kembali meniadakan Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Kota Padang pada Minggu, 25 Oktober 2026. Keputusan ini diambil karena kualitas udara di Padang belum menunjukkan perbaikan dan masih berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.
Penghentian sementara tersebut berlaku untuk kegiatan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Rasuna Said.
Kepala Dispora Sumatera Barat, Tasliatul Fuaddi, mengatakan kesehatan dan keselamatan masyarakat menjadi pertimbangan utama.
“Kami mempertimbangkan kondisi kualitas udara di Kota Padang. Demi menjaga kesehatan bersama, kegiatan HBKB belum dapat dilaksanakan sampai kualitas udara membaik,” kata Tasliatul, Jumat malam (23/10/2026).
Kualitas Udara Padang Jadi Dasar Pembatalan CFD
Dispora Sumatera Barat merujuk pada data pemantauan kualitas udara yang dirilis Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir.
Data tersebut menunjukkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kota Padang masih berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.
Kondisi itu menjadi dasar penghentian sementara kegiatan CFD pada akhir pekan ini.
Menurut Tasliatul, kegiatan HBKB baru akan kembali digelar setelah kualitas udara di Padang membaik.
Dispora akan menyampaikan jadwal pelaksanaan berikutnya secara resmi kepada masyarakat.
“Kegiatan akan kembali dilaksanakan dan diinformasikan secara resmi apabila kondisi kualitas udara di Kota Padang telah membaik,” ujarnya.
Dengan keputusan tersebut, masyarakat belum dapat menggunakan ruas Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Rasuna Said untuk berolahraga dalam kegiatan CFD pada Minggu pagi.
CFD Padang Juga Ditiadakan pada 18 Oktober
Pembatalan pada 25 Oktober 2026 bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, Dispora Sumatera Barat juga meniadakan CFD di Kota Padang pada Minggu, 18 Oktober 2026, setelah kualitas udara saat itu dinyatakan masuk kategori berbahaya.
Keputusan sebelumnya disampaikan melalui pengumuman resmi bernomor 426/5211/Dispora-PO/2026.
Penghentian kegiatan selama dua pekan berturut-turut ini membuat masyarakat harus menunggu hingga kondisi udara memungkinkan untuk kembali berolahraga di kawasan tersebut.
Namun, hingga Jumat malam (23/10/2026), belum ada tanggal pasti untuk pelaksanaan kembali CFD Padang.
Jadwal berikutnya akan bergantung pada perkembangan kualitas udara yang dipantau DLH Sumatera Barat.
Dispora Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Selain meniadakan CFD, Dispora Sumatera Barat mengimbau masyarakat menjaga kesehatan selama kualitas udara belum membaik.
Warga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak. Jika harus beraktivitas di luar rumah, masyarakat dianjurkan menggunakan masker.
Dispora juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas fisik berat, memperbanyak minum air putih, serta menjaga daya tahan tubuh.
“Sambil menunggu kabar baik berikutnya, tetap jaga kesehatan. Kurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak dan gunakan masker jika harus beraktivitas di luar,” kata Tasliatul.(*)
Editor : Hendra Efison