Sembilan Korban Kebakaran Los Batiah Payakumbuh Diprioritaskan Kembali ke Lapak Semula


PADEK.JAWAPOS.COM— Nasib sembilan pedagang korban kebakaran Los Batiah, Pasar Payakumbuh Blok Timur, mendapat kepastian dari Pemerintah Kota Payakumbuh. Mereka dijanjikan menjadi prioritas untuk kembali menempati lapak semula setelah pembangunan ulang los yang terbakar selesai.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menegaskan, hak sembilan pedagang tersebut untuk kembali berjualan di lokasi awal tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Penegasan itu disampaikan menyusul kekhawatiran pedagang mengenai keberlanjutan usaha mereka setelah kebakaran.
"Kami yang menjadi korban kebakaran tetap menjadi prioritas utama untuk kembali berjualan di tempat semula setelah Los Batiah kita bangun kembali," tegas Zulmaeta saat menyerahkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Payakumbuh di Kantor Bidang Pasar Dinas Koperasi dan UKM Payakumbuh, Rabu (4/11/2026).
Kepastian tersebut menjadi perhatian para pedagang yang kehilangan lapak sekaligus sumber penghasilan akibat kebakaran pada Kamis (15/10/2026) dini hari.
Sembari Menunggu Pembangunan, Pedagang Direlokasi
Pemerintah Kota Payakumbuh telah menyiapkan lokasi penampungan bagi sembilan pedagang agar tetap bisa menjalankan usaha selama proses pembangunan kembali Los Batiah.
Lokasi sementara itu berada di belakang Pos Kota Payakumbuh. Para pedagang diminta memanfaatkan fasilitas tersebut sambil menunggu penyelesaian persyaratan administrasi dan persiapan teknis pembangunan.
Zulmaeta meminta para korban bersabar karena pembangunan kembali Los Batiah belum dapat dimulai sebelum proses penyelidikan oleh pihak berwenang selesai.
"Kita akan bangun kembali Los Batiah setelah proses penyelidikan oleh pihak berwenang selesai. Untuk sementara waktu, bapak dan ibu bisa berjualan di pasar penampungan terlebih dahulu," ujarnya.
Bantuan Baznas untuk Meringankan Beban Pedagang
Selain memberikan kepastian mengenai penempatan kembali, Pemko Payakumbuh juga menyalurkan bantuan Baznas kepada sembilan pedagang terdampak.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban ekonomi warga yang kehilangan tempat usaha akibat kebakaran.
Pemerintah berharap para pedagang tetap dapat menjalankan aktivitas perdagangan melalui fasilitas relokasi sambil menunggu pembangunan Los Batiah selesai.
Dengan demikian, sembilan pedagang tersebut tidak hanya mendapat bantuan untuk menghadapi dampak kebakaran, tetapi juga memperoleh prioritas untuk kembali menempati lokasi usaha semula.(*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




