PADEK.JAWAPOS.COM—Warga terdampak banjir bandang di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, mendapat dukungan pengembangan usaha melalui Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) 2026 dari PT Semen Padang.
Program tersebut mengalokasikan sekitar Rp26 juta untuk budidaya ayam kampung petelur yang melibatkan sembilan warga terdampak banjir bandang pada akhir November 2025.
Kasi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Lambung Bukit Rika Anggraini mengapresiasi bantuan tersebut karena memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan sekaligus mengembangkan sumber penghasilan.
“Kami dari pihak kelurahan sangat berterima kasih atas adanya program ini. Kami berharap Program BMN dapat terus berlanjut sehingga masyarakat semakin sejahtera dan Kelurahan Lambung Bukit bisa menjadi lebih unggul,” kata Rika.
Menurut Rika, dukungan tersebut menjadi kesempatan berharga bagi warga Lambung Bukit untuk mengembangkan potensi yang dimiliki, terutama masyarakat yang terdampak bencana.
Ia berharap program pemberdayaan serupa dapat terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain mendukung pemulihan ekonomi warga terdampak bencana, Program BMN 2026 juga menyediakan pelatihan satpam bagi 10 warga dari rumah tangga miskin (RTM).
PT Semen Padang menyalurkan total dana Rp104 juta untuk kedua program tersebut. Sekitar Rp78 juta dialokasikan untuk pelatihan satpam, sedangkan sekitar Rp26 juta digunakan untuk mendukung usaha ayam kampung petelur.
Penyerahan dana sekaligus peluncuran Program BMN 2026 berlangsung di Aula Kantor Lurah Lambung Bukit, Rabu (21/10/2026), dengan melibatkan unsur kelurahan, PT Semen Padang, dan tokoh masyarakat setempat.
Melalui program ini, masyarakat mendapat dukungan untuk mengembangkan keterampilan kerja dan kegiatan ekonomi produktif. Kelurahan Lambung Bukit berharap kesinambungan program dapat memperluas manfaat pemberdayaan bagi warga.(*)
Editor : Hendra Efison