Sekretaris Kota (Sekko) Sonny Budaya Putra mengatakan kehadiran warung sembako murah merupakan salah satu komitmen Pemko Padangpanjang dalam menindaklanjuti arahan Kemendagri dan menyikapi inflasi year on year (yoy) pada Maret lalu sebesar 4,97 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,36.
Di samping itu, nantinya akan ada Toko Tani Indonesia Center (TTIC) setiap Kamis selama Ramadhan. Pada 12-14 April akan digelar juga bazar murah di Gedung M Syafei.
“Mudah-mudahan dengan kebijakan tersebut akan menjadi kebaikan bagi semua pihak,” tutur Sonny usai Rakor Pengendalian Inflasi secara daring dengan Deputi Bidang Statistik BPS, Selasa (4/4).
Sementara itu, Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam pada Sekretaria Kota (Setko), Putra Dewangga menyebutkan untuk Kota Padangpanjang pada minggu kelima Maret, dari 51 komoditas pangan yang menjadi sasaran pemantauan, terdapat 16 komoditas yang mengalami fluktuasi harga.
“Berita baik bagi masyarakat, harga beras mengalami penurunan tipis, baik beras kualitas 1, 2 maupun 3. Untuk komoditi tepung dan gula yang biasanya cenderung naik di bulan Ramadan. Alhamdulilah, sampai saat ini harganya masih stabil di pasaran dan barang tersedia cukup di Pasar Pusat,” sebut Putra.
Dikatakannya khusus harga beras pada Maret mulai melemah, seiiring dengan masuknya musim panen raya. Inflasi Maret ini juga bertepatan dengan awal Ramadan yang relatif lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.
“Perlu waspada terhadap kenaikan harga beberapa komoditas yang mungkin terdampak tingginya permintaan menjelang lebaran. Seperti tarif angkutan udara, daging sapi, daging ayam ras, bawang merah, telur ayam ras dan lain-lain,” pungkasnya mengingatkan. (wrd) Editor : Novitri Selvia