Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinkes Faizah, yang turut didampingi oleh Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Oktafihendri serta Subkoordinator Kesehatan dan Pembiayaan Kesehatan Desmon.
“Dari total 21 pasien, enam di antaranya harus dirujuk ke RSUD Padang Panjang dan RSI Ibnu Sina,” ujar Faizah.
Keluhan yang ditangani di posko sangat beragam, mulai dari hipertensi, demam, gangguan pencernaan, hingga kecelakaan lalu lintas.
Posko ini dijadwalkan akan terus siaga hingga 8 April 2025, dengan masa pelayanan aktif selama 14 hari selama periode arus mudik dan balik Lebaran.
Untuk menunjang pelayanan, posko dilengkapi dengan dua unit ambulans serta tim medis lengkap yang terdiri dari dokter, perawat, dan sopir ambulans.
Tak hanya di posko utama, Dinkes juga mengaktifkan layanan piket di seluruh Puskesmas selama masa cuti bersama. Layanan ini diperkuat oleh Public Safety Center (PSC) 119 Khadim Serambi Mekkah yang beroperasi 24 jam penuh.
Seluruh data pelayanan pasien dicatat secara manual dalam buku register dan dilaporkan setiap hari secara daring melalui aplikasi DFO Kemenkes, sebagai bagian dari pelaporan nasional ke Kementerian Kesehatan.
Dengan pelayanan kesehatan yang siaga penuh selama libur Lebaran, Dinas Kesehatan Kota Padangpanjang menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan dan kenyamanan kesehatan bagi seluruh masyarakat dan pemudik yang melintasi kota tersebut. (*)
Editor : Hendra Efison